Pemetaan dan Kajian Kejadian Kematian Ibu di Kota Surabaya Tahun 2014

Authors

  • ARIEK PRIHANDINI

Abstract

Abstrak

Kota Surabaya menduduki peringkat tertinggi di Jawa Timur sebagai kota dengan kejadian kematian ibu terbanyak dibandingkan kabupaten-kabupaten lain. Jumlah kematian ibu sebanyak 39 kematian pada tahun 2014. Kota Surabaya menduduki peringkat ke-22 berdasarkan perhitungan prevalensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola persebaran kematian ibu, pengaruh yang mempengaruhi kematian ibu dan pengaruh yang paling berpengaruh terhadap kejadian kematian ibu di Kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan rancangan penelitian ­case-control, yaitu satu ibu meninggal dicarikan satu ibu yang menjadi kontrolnya dengan matching kunjungan kesehatan sama-sama lebih dari sama dengan 4 kali kunjungan. Jumlah responden yang diteliti sebanyak 78 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengukuran untuk mengetahui titik koordinat kejadian ibu meninggal, wawancara tertulis untuk mengetahui sebab-sebab yang menyebabkan ibu meninggal, dan dokumentasi data-data yang relevan. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis tetangga terdekat (NNA), analisis chi-square, dan analisis regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola persebaran kematian ibu di Kota Surabaya memiliki pola mengelompok dengan nilai z-score -11,91. Pengelompokan banyak terjadi di wilayah Surabaya Utara meliputi kecamatan Kenjeran, Simokerto, dan Mulyorejo. Temuan di lapangan menunjukkan pengelompokan di Surabaya Utara disebabkan karena banyaknya dukun bayi, yaitu sebanyak 37 orang dukun bayi. 3 variabel yang mempengaruhi kematian ibu di Kota Surabaya yaitu riwayat komplikasi, paritas dan jarak kelahiran dengan nilai p kurang dari 0,05. Adapun variabel yang paling berpengaruh adalah riwayat komplikasi.

Kata Kunci: Kematian ibu, pola persebaran, riwayat komplikasi, paritas, jarak kelahiran    

 

 

Abstract

Surabaya City has the highest maternal mortality incidences in East Java. There are 39 maternal mortaity incidences at 2014. Based on the prevalence measuring, Surabaya City is ranked at 22th. This research are aimed to know the distribution pattern of maternal mortality, factors that influence maternal mortality, and the most infulencing factor of maternal mortality in Surabaya City. This kind of research is survey observation using case control plan with matching based on their medical visit more than 4 times. The number of respondents are 78 mothers. The techniques of data accumulation in this research are measuring to measure coordinat pont of maternal mortality, written interviewing to know causes of maternal mortality, and documentating to get relevant data. All of the accumulated data will be analysed with near neighbour analysis (NNA), chi-square analysis, and binary logistic. The result of this research show that the distribution pattern of maternal mortality is clustered with z-score value equal to -11,91. The grouping of maternal mortality occur at North Surabaya enshrouding Kenjeran, Simokerto and Mulyorejo. It occurs due to the large number of TBAs in Surabaya reaches 37 people. 3 of 7 variables, historical complication, parity and birth interval, are influencing maternal mortality in Surabaya with p value less than 0,05. The most influencing variable is historical complication.

 

Keywords:  maternal mortality, distribution pattern, historical complication, parity, birth interval

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2016-08-22

Issue

Section

Articles
Abstract views: 37 , PDF Downloads: 155