FAKTOR-FAKTOR PENGAMBILAN KEPUTUSAN PETANI UNTUK BUDIDAYA MELON DI KECAMATAN TANJUNGANOM KABUPATEN NGANJUK
Abstract
Kecamatan Tanjunganom merupakan daerah sentra produksi padi di Kabupaten Nganjuk. Produktivitas padi di Kecamatan Tanjunganom mengalami penurunan pada tahun 2013 sampai dengan 2015. Penurunan produktivitas padi berbanding terbalik dengan peningkatan produktivitas melon setiap tahun. Melon mulai dibudidayakan di Kecamatan Tanjunganom pada tahun 2000. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui 1) Karakteristik petani yang mengambil keputusan untuk budidaya padi ke melon di Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk 2) Faktor-faktor pengambilan keputusan untuk budidaya melon di kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk.
Jenis penelitian ini adalah penelitian Survey. Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Sumberkepuh, Wates, Malangsari, dan Getas Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk. Populasi dalam penelitian ini adalah petani yang mengambil keputusan untuk budidaya melon yaitu 36 orang. Sumber data berupa data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif komparatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik petani yang mengambil keputusan untuk budidaya melon adalah berusia produktif antara 41-55 tahun (66,1%). Pendidikan petani adalah tamat SD (41,6%). Luas lahan yang diusahakan untuk budidaya melon antara 0,1 – 0,5 hektare sebesar 66,6%. Status kepemilikan lahan untuk budidaya melon adalah lahan sewa (80,6%). Lama budidaya melon antara 6 - 10 tahun (44,4%). Faktor-faktor pengambilan keputusan untuk budidaya melon yaitu sumber informasi terkait budidaya melon diperoleh dari teman ( 63,9%). Modal untuk budidaya melon adalah pinjaman (58,3%) dan pinjaman modal mudah didapatkan. Pendapatan yang diperoleh dari budidaya melon dalam sekali tanam Rp.70.000.000 per hektare dengan keuntungan 100%, sedangkan pendapatan yang diperoleh dari budidaya padi dalam sekali tanam Rp. 7.500.000 per hektare dengan keuntungan 45,5%. Hal ini menunjukkan bahwa keuntungan dari budidaya melon lebih tinggi daripada budidaya padi.
Kata Kunci: Keputusan, Petani, Budidaya
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Abstract views: 329
,
PDF Downloads: 837