KAJIAN AGLOMERASI INDUSTRI LOGAM DI DESA NGINGAS KECAMATAN WARU KABUPATEN SIDOARJO

Authors

  • MOH SULIS ANDRE A

Abstract

Desa Ngingas Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo merupakan suatu sentra industri yang memproduksi berbagai jenis logam. Lokasi berdirinya industri logam yang ada di Desa Ngingas ini bersifat mengelompok (aglomerasi). Adanya aglomerasi industri logam ini menimbulkan berbagai permasalahan. Salah satunya adalah persaingan yang tidak sehat, meskipun demikian dalam perkembangan industri logam ini, pengrajin sampai sekarang tetap mempertahankan produksinya guna membangun kualitas industri logam di Desa Ngingas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pasar, biaya transportasi, dan increasing return dari perusahaan terkait dengan aglomerasi industri logam di Desa Ngingas Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo.

Jenis penelitian ini adalah penelitian survei. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 54 pengrajin dari total populasi sebanyak 115 pengrajin. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dengan kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemasaran yang paling banyak digunakan oleh para pengrajin adalah lewat pengepul. Omset produk terbanyak adalah peralatan pertanian dan komponen kompor gas yang mencapai >6.000 unit/bulan. Desa Ngingas pemasarannya sudah luas baik dalam lingkup lokal, regional, nasional, bahkan internasional. Lokalisasi industri yang berdekatan membawa keuntungan yang dapat menekan biaya transportasi. Bahan baku didapatkan dari luar daerah Sidoarjo seperti Surabaya, Pasuruan, Malang, Tulungagung, Ponorogo, Semarang, dan Yogyakarta. Biaya transportasi dari lokasi bahan baku ke lokasi industri sebesar ± Rp 140.000,00. Biaya transportasi pemasaran ditanggung oleh konsumen. Asal modal dari tabungan sendiri dengan jumlah modal awal yang digunakan paling banyak antara Rp 16.000.000,00 - Rp 20.000.000,00. Jumlah pendapatan bersih dalam industri ini adalah paling banyak antara Rp 6.000.000,00-Rp 8.000.000,00. Jumlah ini sudah bersih dari gaji tenaga kerja, biaya transportasi, biaya bahan baku dan lain-lain. Pendapatan bersih sebesar itu membuat para pengrajin mampu dan menekan hutang secara besar dan melakukan perputaran modal dengan baik.

Kata Kunci : Aglomerasi, Industri Logam

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2017-08-19

Issue

Section

Articles
Abstract views: 107 , PDF Downloads: 185