FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN KONTRASEPSI METODE OPERASI PRIA (MOP) DI KECAMATAN SUKODONO KABUPATEN SIDOARJO

  • Heni Sulistiawati unesa
  • Ita Mardiani Zain unesa

Abstract

Abstrak

Salah satu indikator dari keberhasilan program Keluarga Berencana yaitu keikutsertaan suami dalam ber-KB.MOP merupakan kontrasepsi yang dikhususkan untuk pria yang bersifat permanen. Permasalahan yang dihadapi sampai saat ini yaitu masih rendahnya keikutsertaan pria dalam ber-KB. Data Dinas P3AKB kabupaten Sidoarjo pada tahun 2019 menunjukkan bahwa Kecamatan dengan presentase tertinggi dalam penggunaan kontrasepsi MOP yaitu Kecamatan Sukodono dengan presentase 0,38%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor umur, jumlah anak, pendidikan, pengetahuan, pekerjaan, pendapatan, peran PLKB, efek samping, sosial budaya, akses pelayanan KB, dan dukungan istri terhadap penggunaan kontrasepsi MOP sekaligus mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap penggunaan kontrasepsi MOP di Kecamatan Sukodono  Kabupaten Sidoarjo.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei analitikdengan rancangan case control. Subyek kasus dari penelitian yaitu suami yang menggunakan kontrasepsi MOP dengan jumlah 81 responden yang kemudian akan dibandingkan dengan subjek kontrol yaitu suami yang tidak menggunakan kontrasepsi MOP dengan jumlah yang sama yakni 81 responden dengan matching jarak rumah responden ke tempat pelayanan KB. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu menggunakan ujichi-square dan regresi logistik berganda.

Hasil analisis dari ujichi-square menunjukkan bahwa variabel yang memiliki pengaruh signifikan terhadap penggunaankontrasepsiMOP di Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo adalah variabel umur (p=0,001) dan nilai OR = 18,2. Variabel jumlah anak (p=0,000) dan nilai OR = 29,8. Variabel pengetahuan (p=0,000) dan nilai OR = 21,1. Variabel peran PLKB (p=0,000) dan nilai OR = 12. Variabel efek samping (p=0,002) dan nilai OR = 0,4. Variabel sosial budaya (p=0,000) dan nilai OR = 3,9. Variabel akses pelayanan KB (p=0,002) dan nilai OR = 2,9 dan variabel dukungan istri (p=0,000) dan nilai OR = 231,0. Hasil analisismelalui uji regresi logistik berganda menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh signifikan terhadap penggunaan kontrasepsi MOP di Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo adalah dukungan istri (p=0,000).

Kata kunci : Kontrasepsi, MOP, kabupaten sidoarjo

ABSTRACT

One indicator of the success of the Family Planning program is the participation of husbands in birth control. MOP is a contraceptive devoted to men that is permanent. The problem faced to date is that there is still low participation of men in birth control. Data of P3AKB Office of Sidoarjo district in 2019 shows that the district with the highest percentage in the use of MOP contraceptives is Sukodono Sub-district with a percentage of 0.38%. The purpose of this study is to find out the influence of age factors, the number of children, education, knowledge, occupation, income, role of PLKB, side effects, socio-cultural, access to birth control services, and wife support on the use of MOP contraceptives while knowing the most influential factors on the use of MOP contraceptives in Sukodono Sub-District of Sidoarjo Regency.

The type of research used is analytical survey research with case control design. The case subjects of the study were husbands who used MOP contraceptives with the number of 81 respondents who would then be compared to the control subjects namely husbands who did not use MOP contraceptives with the same number of 81 respondents with matching the distance of the respondent's home to the place of birth control service. Data collection techniques used in research are interview and documentation techniques. The data analysis techniques used in the study are using chi-square tests and multiple logistical regressions.

The results of the analysis of the chi-square test showed that the variables that had a significant influence on the use of MOP contraceptives in Sukodono Sub-District of Sidoarjo Regency were the age variable (p=0.001) and the value of OR = 18.2. Variable number of children (p=0,000) and value OR = 29.8. Knowledge variable (p=0.000) and OR value = 21.1. PLKB role variable (p=0,000) and OR value = 12. The side effect variable (p=0.002) and the value OR = 0.4. Socio-cultural variables (p=0,000) and OR values = 3.9. Kb service access variable (p=0.002) and OR value = 2.9 and wife support variable (p=0,000) and OR value = 231.0. The results of analysis through multiple logistics regression tests showed that the most significant variable affecting the use of MOP contraceptives in Sukodono Sub-District of Sidoarjo Regency was wife support (p=0,000).

Keywords : Contraceptive, MOP,Sidoarjo district

Published
2021-01-13