Dampak Relokasi Pasar Terhadap Sosial Ekonomi Pedagang Di Pasar Kedungmaling Kabupaten Mojokerto

  • Rizke Syahrial Unesa
  • Dr. Rindawati, M.Si. Unesa

Abstract

Pasar Rakyat Kedungmaling merupakan salah satu pasar tradisional yang dimiliki Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto. Pasar Rakyat Kedungmaling yang lama memiliki luas 8.200 m² dengan total 582 pedagang. Pasar Rakyat Kedungmaling mengalami relokasi karena memiliki lahan parkir yang sempit dengan luas sekitar 100 m². Relokasi pasar ini menimbulkan masalah yaitu bertambahnya pedagang dan sistem zonasi pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kondisi sosial ekonomi pedagang Pasar Rakyat Kedungmaling akibat adanya relokasi.

       Jenis Penelitian yang digunakan merupakan penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pedagang yang ada di Pasar Rakyat Kedungmaling sebanyak 805 pedagang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 89 pedagang diambil dengan menggunakan Rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Data pada penelitian ini dianalisis dengan cara deskriptif kuantitatif dengan prosentase.

       Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak relokasi pasar terhadap kondisi sosial pedagang adalah hubungan interaksi antar pedagang terjalin saling bekerjasama dengan baik sebesar (100%), kenyamanan yang dirasakan pedagang saat berdagang merasa nyaman sebesar (100%), keamanan pasar yang dirasakan pedagang merasa aman sebesar (100%). Dampak relokasi terhadap kondisi ekonomi pedagang adalah menurunnya pendapatan pedagang sebesar (76%), menurunnya jumlah pelanggan pedagang di pasar sebesar (76%), dan modal pedagang yang berasal dari modal sendiri sebesar (84%). Penyebab terjadinya hal tersebut kerena persaingan harga antar pedagang yang terjadi di pasar, bertambahnya jumlah pedagang, dan tata letak lokasi pedagang yang berbeda dari sebelumnya.

Kata kunci : dampak relokasi, pasar, pedagang, kondisi sosial, kondisi ekonomi

Published
2022-01-06
Abstract View: 104