Dampak Pendapatan Tenaga Kerja Terhadap Kesejahteraan Pada Industri Kerajinan Kayu Dan Pengemasan Charcoal UD. Jati Molek Di Desa Betet Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro

Dampak Pendapatan Tenaga Kerja Terhadap Kesejahteraan Pada Industri Kerajinan Kayu Dan Pengemasan Charcoal UD. Jati Molek Di Desa Betet Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro

  • Arif Rio Ardiansyah Unesa
  • Drs. Bambang Hariyanto, M.Pd. Unesa

Abstract

Desa Betet, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro dahulu dikenal sebagai Desa  dengan industri bubut kayu nya. Namun saat ini, hanya sedikit yang menjalani usaha ini, salah satunya adalah Bapak Arif dengan Industri kerajinan kayunya dan pengemasan charcoal bernama UD. Jati Molek. Pekerja di industri ini berasal dari masyarakat sekitar Desa Betet. Serta industri ini masih tetap bertahan dibandingkan dengan industri lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dampak pendapatan yang diberikan terhadap kesejahteraan pekerjanya, dan Bagaimana strategi inovasi usaha yang dilakukan pemilik usaha dan pekerja untuk menambah pendapatan. Jenis penelitian ini adalah deslriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di UD. Jati Molek, Desa Betet, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi,. Teknik analisis data menggunakan 3 tahapan, yakni adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak pendapatan tenaga kerja terhadap kesejahteraan memiliki dampak yang positif dan negatif. Dampak positif yang diberikan antara lain; a) Upah yang diterima bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari hari. b) Upah yang diterima dapat ditabung. c) Upah yang diterima bisa meningkatkan perekonomian keluarga. Sedangkan dampak negatifnya adalah; a) Upah yang diterima masih dibawah UMR Kabupaten Bojonegoro, dan b) Sistem kerja borongan. Serta pemilik usaha dan pekerja memiliki strategi inovasi usaha untuk memenuhi modal usaha dan pendapatan.

Published
2023-08-24
Abstract Views: 30