ANALISIS PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERHADAP KEMISKINAN DI DESA SONOAGENG KECAMATAN PRAMBON KABUPATEN NGANJUK
Abstract
Kemiskinan tidak hanya mencerminkan ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menunjukkan keterbatasan akses terhadap pendidikan dan pekerjaan yang layak. Kemiskinan di Desa Sonoageng relatif tinggi, dengan hampir separuh dari total populasi desa terjerat dalam kemiskinan. Tingkat pendidikan rata-rata penduduk masih terbatas pada jenjang pendidikan dasar, sementara banyak penduduk usia produktif bekerja tidak penuh waktu atau dalam sektor informal yang tidak stabil. Maka dari itu pendidikan dan pengangguran diindikasikan berpengaruh terhadap masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan pengangguran terhadap kemiskinan di Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat Desa Sonoageng. Sampel yang diambil sebanyak 98 secara aksidental. Olah data dalam penelitian ini memakai program komputer IBM SPSS statistik versi 16 SPSS, dengan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pendidikan berpengaruh signifikan dan negatif terhadap kemiskinan, dengan koefisien t sebesar 35.140 dan koefisien beta -0.832. Ini berarti semakin tinggi pendidikan, semakin rendah kemiskinan. Sebaliknya, tingkat pengangguran berpengaruh signifikan dan positif terhadap kemiskinan, dengan koefisien t sebesar 20.457 dan koefisien beta 0.485, menunjukkan bahwa semakin tinggi pengangguran, semakin tinggi kemiskinan. Uji F menunjukkan bahwa kedua variabel ini secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai signifikansi 0.000.
Kata kunci: Tingkat Pendidikan, Tingkat Pengangguran, Kemiskinan
Downloads
Published
Issue
Section
