Strategi Kesiapsiagaan Petani Padi Sawah Dalam Menghadapi Dampak Perubahan Pola Curah Hujan Di Desa Japanan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang

Authors

  • Meitha Wachidatullailiya S1 Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Surabaya
  • Dian Ayu Larasati, S.Pd., M.Sc. S1 Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Padi merupakan komoditas pangan utama yang menghasilkan beras, makanan pokok bagi masyarakat Indonesia sehingga produksi padi harus tetap dijaga secara berkelanjutan. Namun, pertanian padi sangat rentan terhadap perubahan curah hujan yang berpengaruh pada ketersediaan air. Kondisi ini terjadi di Desa Japanan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang yang mengalami perubahan curah hujan dan berdampak pada sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman petani terhadap perubahan curah hujan dan iklim, sehingga dapat mengukur tingkat kesiapsiagaan petani dalam menghadapi perubahan curah hujan. Serta untuk mengidentifikasi strategi yang telah mereka terapkan dan apa saja faktor yang mempengaruhinya agar keberlanjutan produksi padi tetap terjaga.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner, serta wawancara langsung dengan petani sampel sebanyak 88 orang. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Jombang, Kantor Desa Japanan, Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Mojowarno, serta BMKG Stasiun Iklim II Jawa Timur. Analisis data dilakukan menggunakan rumus percentage.

Hasil analisis data menunjukkan 73% responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai perubahan curah hujan dan perubahan iklim, serta mengetahui dampaknya terhadap pertanian padi. 61% petani di Desa Japanan merasa terdampak oleh perubahan curah hujan. Sementara itu, 39% lainnya merasa kurang terdampak. Karena 80% petani di Desa Japanan memiliki tingkat kesiapsiagaan dan menerapkan strategi yang baik dalam menghadapi perubahan curah hujan. Keberhasilan strategi kesiapsiagaan petani memerlukan perpaduan antara faktor internal dan faktor eksternal. Seperti faktor lingkungan, modal, dukungan kelembagaan, serta keyakinan diri atau niat petani. Hasil ini menunjukkan pentingnya strategi kesiapsiagaanpetani dalam menjaga produksi padi.

 

Kata kunci: Curah hujan, Produksi padi, Strategi kesiapsiagaan, Pertanian.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-04-08

Issue

Section

Articles
Abstract views: 8 , PDF Downloads: 5