ANALISIS DAMPAK CUACA EKSTREM TERHADAP KERENTANAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI KECAMATAN PACIRAN, KABUPATEN LAMONGAN

Authors

  • Vita Rahmatiyah Universitas Negeri Surabaya
  • Dian Ayu Larasati, S.Pd., M.Sc Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Kecamatan Paciran di Kabupaten Lamongan dikenal sebagai wilayah pesisir di bagian utara Jawa Timur dengan mayoritas masyarakat yang bekerja sebagai nelayan tangkap. Aktivitas ekonomi masyarakat yang sangat bergantung pada hasil laut menyebabkan kehidupan nelayan mudah terdampak oleh perubahan cuaca, terutama ketika terjadi cuaca ekstrem. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik cuaca ekstrem yang terjadi serta menganalisis pengaruhnya terhadap tingkat kerentanan sosial dan ekonomi masyarakat nelayan di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. 

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Informan dipilih secara purposive, yaitu nelayan yang telah menetap minimal lima tahun di Kecamatan Paciran dan memiliki pengalaman langsung dengan kejadian cuaca ekstrem. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan kerangka Pressure and Release (PAR) Model yang dikembangkan oleh Blaikie et al., (2004).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa cuaca ekstrem di Kecamatan Paciran pada periode Desember 2025 hingga Februari 2026 ditandai oleh peningkatan intensitas curah hujan, dominasi angin dari sektor barat hingga utara, serta lonjakan kecepatan angin maksimum yang mencapai 13 m/s berdasarkan data BMKG Stasiun Tuban. Dalam perspektif nelayan, kondisi ini dirasakan sebagai ketidakpastian cuaca yang semakin sulit diprediksi, terutama selama musim barat. Cuaca ekstrem berdampak langsung pada penurunan pendapatan harian, kerusakan alat tangkap, serta melemahnya aktivitas ekonomi di kawasan dermaga dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Analisis PAR Model mengungkap bahwa kerentanan yang dialami bersumber dari tingginya ketergantungan pada satu sektor mata pencaharian, minimnya diversifikasi usaha, dan ketiadaan jaminan sosial bagi nelayan buruh.

Kata kunci: cuaca ekstrem, kerentanan sosial ekonomi, masyarakat nelayan, PAR Model, Kecamatan Paciran

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-17

Issue

Section

Articles
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0