Analisis Tingkat Kebisingan di Jalan Arteri Sekunder Pandegiling Kecamatan Tegalsari Kota Surabaya
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebisingan lalu lintas di Jalan Pandegiling Kecamatan Tegalsari Kota Surabaya sebagai jalan arteri sekunder serta membandingkan tingkat kebisingan pada hari kerja dan akhir pekan berdasarkan baku mutu lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengukuran langsung menggunakan alat pengukur tingkat suara pada lima titik pengamatan selama dua puluh empat jam pada hari Senin dan Sabtu berdasarkan Standar Nasional Indonesia Nomor 8427 Tahun 2017. Data dianalisis menggunakan tingkat kebisingan siang, malam, dan siang malam kemudian dibandingkan dengan baku mutu kebisingan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan tertinggi berada pada titik 5 kawasan Pasar Keputran dan titik 1 Pasar Kembang dengan intensitas kebisingan melebihi 70 desibel akibat tingginya volume kendaraan, aktivitas perdagangan, penggunaan klakson, dan kemacetan lalu lintas pada jam sibuk pagi serta sore hari. Tingkat kebisingan pada hari Sabtu juga tercatat lebih tinggi dibandingkan hari Senin karena meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas perdagangan akhir pekan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa aktivitas lalu lintas berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kebisingan lingkungan yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini berimplikasi sebagai bahan pertimbangan dalam pengendalian kebisingan dan penataan transportasi perkotaan yang lebih berkelanjutan.
Downloads
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0