Analisis Kualitas Udara Dengan Menggunakan Parameter PM1.0, PM10, PM2.5, AMONIA (NH3), dan HCHO di Kecamatan Sidayu Bagian Barat Kabupaten Gresik
Analisis Kualitas Udara Dengan Menggunakan Parameter PM1.0, PM10, PM2.5, AMONIA (NH3), dan HCHO di Kecamatan Sidayu Bagian Barat Kabupaten Gresik
Abstract
Pesatnya aktivitas industri pupuk kimia dan mobilitas
transportasi di Kecamatan Sidayu bagian Barat berpotensi
menimbulkan pencemaran udara yang dapat memengaruhi
kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kualitas udara ambien
berdasarkan parameter PM1.0, PM2.5, PM10, NH₃, HCHO, suhu,
dan kelembapan udara di Kecamatan Sidayu bagian Barat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
analisis deskriptif. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Sidayu
bagian Barat dengan subjek penelitian berupa 20 titik pengukuran
pada empat desa, yaitu Wadeng, Lasem, Gedangan, dan Sukorejo.
Data diperoleh melalui pengukuran langsung menggunakan Air
Quality Monitor (AQM), alat ukur meteorologi, serta dokumentasi
lapangan. Instrumen penelitian berupa alat ukur kualitas udara,
GPS, dan lembar observasi. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui observasi, pengukuran langsung, dan dokumentasi.
Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan perbandingan
hasil pengukuran dengan baku mutu udara ambien nasional
berdasarkan PP Nomor 22 Tahun 2021.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kualitas
udara ambien di Kecamatan Sidayu bagian Barat masih berada di
bawah baku mutu nasional, namun beberapa titik pengukuran
menunjukkan konsentrasi partikulat dan gas pencemar yang
relatif lebih tinggi dibandingkan titik lainnya, terutama pada
wilayah yang berada dekat dengan kawasan industri dan jalur
transportasi. Parameter PM1.0, PM2.5, PM10, NH₃, dan HCHO
dipengaruhi oleh aktivitas industri, kendaraan operasional, serta
kondisi meteorologi seperti suhu dan kelembapan udara.
Meskipun kualitas udara masih tergolong aman, peningkatan
konsentrasi polutan pada beberapa lokasi menunjukkan perlunya
perhatian terhadap pengelolaan lingkungan dan pengendalian
emisi agar kualitas udara tetap terjaga.
Kata kunci: kualitas udara ambien, polutan udara, industri pupuk
kimia, pencemaran udara, PM2.
Downloads
Abstract views: 1
,
PDF Downloads: 3