ANALISIS KEBUTUHAN JUMLAH ARMADA BUS TRANS JATIM KORIDOR IV RUTE LAMONGAN-GRESIK MENGGUNAKAN PENDEKATAN FLEET REQUIREMENT
ANALISIS KEBUTUHAN JUMLAH ARMADA BUS TRANS JATIM KORIDOR IV RUTE LAMONGAN-GRESIK MENGGUNAKAN PENDEKATAN FLEET REQUIREMENT
Abstract
Bus Trans Jatim Koridor IV yang menghubungkan wilayah Lamongan dengan Gresik mengalami permasalahan adanya ketidakseimbangan antara permintaan penumpang aktual dengan kapasitas armada yang tersedia. Berdasarkan data operasional bulan Mei hingga September 2025 menunjukkan angka Lod Factor yang konsisten berada di atas 100% dengan puncak tertinggi diangka 112%. Peristiwa ini menimbulkan kondisi overload atau kelebihan muatan, sehingga dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi penumpang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat okupansi Bus Trans Jatim Koridor IV pada periode Januari dan merumuskan rekomendasi jumlah armada ideal yang dibutuhkan untuk memenui permintaan penumpang secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa data penumpang periode Januari 2026 yang diperoleh dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur serta data primer melalui observasi dan wawancara sebagai data pendukung. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Fleet Requirement dengan variabel perhitngan meliputi waktu sirkulasi, waktu antara (headway), dan faktor muat (load factor). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat okupansi Bus Trans Jatim Koridor 4 periode Januari 2026 mencapai 112%, angka ini menunjukkan bahwa kondisi bus mengalami overload atau kelebihan muatan. Berdasarkan perhitungan Fleet Requirement dengan dua metode yang saling memvalidasi, jumlah armada ideal yang dibutuhkan adalah 16 unit bus, dengan kondisi eksisting hanya mengoperasikan 14 unit bus dan 1 unit sebagai cadangan. Maka diperlukan penambahan 1 unit armada dan mengaktifkan kembali 1 unit cadangan.
Kata kunci: Pedekatan Fleet Requirement, Load Factor, Bus Trans Jatim Koridor IV
Downloads
Abstract views: 23
,
PDF Downloads: 15