ANALISIS TINGKAT BAHAYA AKIBAT BANJIR ROB DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN SEDATI KABUPATEN SIDOARJO
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya bahaya banjir rob di wilayah pesisir Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo akibat posisinya yang berbatasan langsung dengan Selat Madura dan kondisi topografi yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persebaran tingkat bahaya banjir rob di wilayah pesisir Kecamatan Sedati yang meliputi Desa Segorotambak, Banjarkemuning, Tambakcemandi, dan Kalanganyar. Analisis dilakukan menggunakan metode overlay dan skoring berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan parameter jarak dari pantai, jarak dari sungai, dan genangan air. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah kajian didominasi oleh kelas bahaya rendah dan sedang sebesar 75,7%, sedangkan kelas bahaya tinggi dan sangat tinggi mencakup 18,5% dari total luas wilayah 5.546,57 ha. Wilayah dengan tingkat bahaya tinggi dan sangat tinggi terkonsentrasi di kawasan pesisir yang berdekatan dengan garis pantai dan jaringan sungai. Desa Segorotambak memiliki proporsi kelas bahaya tinggi dan sangat tinggi terbesar, yaitu 38,8%, sehingga menjadi wilayah yang memerlukan prioritas dalam upaya mitigasi banjir rob. Hasil validasi menunjukkan kesesuaian pada 6 dari 11 titik pengamatan. Secara umum, peta tingkat bahaya yang dihasilkan mampu menggambarkan pola sebaran bahaya banjir rob di wilayah pesisir Kecamatan Sedati.
Downloads
Abstract views: 14
,
PDF Downloads: 4