Kajian Tentang Air Asin Di Sepanjang Tanggul Sungai Kalimalang Kabupaten Jember
Abstract
Kajian Tentang Air Asin Di Sepanjang Tanggul Sungai Kalimalang Kabupaten Jember
Kawasan pantai adalah kawasan di tepi perairan yang dipengaruhi oleh air pasang tertinggi dan air surut terendah. Sedang kawasan pesisir adalah kawasan darat di tepi laut yang masih mendapat pengaruh laut seperti pasang surut, angin laut dan perembesan air laut. Kawasan pesisir yang berada di daratan menjadi tempat hidup manusia. Kehidupan manusia yang memanfaatkan lahan kawasan pesisir akan mengakibatkan timbulnya masalah – masalah baru seperti intrusi air laut yang menyebabkan rasa air tanah dangkalnya payau atau asin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persebaran air asin dan penyebab keasinanair tanah dangkal di sepanjang sungai Kalimalang Kabupaten Jember. Selain itu juga bertujuan untuk menganalisis kualitas air bersih yang bersumber dari air tanah dangkal di sepanjang tanggul sungai Kalimalang Kabupaten Jember. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey. Data yang terkumpul menggunakan teknik dokumentasi, observasi dan pengukuran.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode deskripsi kuantitatif dan komparasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh sumber air tanah dangkal yang ada di sepanjang tanggul sungai Kalimalang, yakni sebanyak 55 sumber air tanah dangkal.Sedangkan sampel penelitiannya sebanayk 10 sumber air tanah dangkal.Sampel tersebut diambil dengan menggunkan teknik sampling Stratified Sampling berdasarkan segmen yang dibagi atas kontur daya hantar listrik di lokasi penelitian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persebaran air asin di sepanjang tanggul sungai Kalimalang terdapat di wilayah yang sejajar dengan bagian muara sungai. Secara spesifik wilayah tersebut terletak di antara 0 meter sampai 1500 meter dai garis pantai. Lokasi astronomis dari wilayah tersebut adalah 80 22’ 38” – 80 23’ 11” LS dan 1130 24’ 20” - 1130 24’ 36” BT. Adapun penyebab keasinan air tanah dangkal di sepanjang tanggul sungai Kalimalang adalah intrusi air laut melalui pasokan air laut melalui estuaries (muara). Namun terdapat anomali pada sumber air tanah dangkal yang berjarak 1250 meter dari garis pantai.Anomali tersebut ditunjukkan dengan dimungkinkan adanya air konat yang mengakibatkan keasinan pada sumber air tanah tersebut.Selain itu, terdapat hubungan terbalik non linier antara jarak dari garis pantai dan unsur – unsur yang terkandung dalam air asin. Unsur – unsur tersebut antara lain Cl-, NaCl, DHL dan TDS.Selanjutnya untuk analisis kualitas air tanah dangkal sebagai sumber air bersih menunjukkan bahwa 30% yakni sampel 8, 9 dan 10 sampel air tidak sesuai. Sedangkan 70% sampel air lainnya, yakni sampel 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 7 sesuai dengan standar baku menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI nomor 416/MENKES/PER/IX/1990.Air tanah dangkal yang tidak sesuai tersebut tersebar di wilayah antara 0 sampai 1500 meter dari garis pantai. Sedangakan air tanah dangkal yang sesuai tersebut tersebar di wilayah yang berjarak lebih dari 1500 meter dari garis pantai.
Kata kunci: intrusi, kualitas air bersih, air asin
Downloads
Abstract views: 44
,
PDF Downloads: 169