PENERAPAN METODE BERCERITA PADA PEMBELAJARAN MELUKIS ANAK DI KELOMPOK B TK ANANDA CERIA KECAMATAN DRIYOREJO, GRESIK

  • Aida Nur Fitriyah Universitas Negeri Surabaya
  • Eko Agus Basuki Oemar Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurang maksimalnya metode pembelajaran melukis sehingga peserta
didik tidak bisa berkembang dan cenderung meniru. Peneliti bertujuan menerapkan metode bercerita
sebagai upaya perbaikan dikarenakan dianggap sesuai dengan kondisi anak usia dini dimana bisa
mempengaruhi daya ingat, emosi, serta kreativitasnya. Rumusan masalah adalah bagaimana penerapan
metode bercerita dalam pembelajaran melukis, bagaimana tema lukisan yang dihasilkan, bagaimana
karakteristik lukisan yang dihasilkan setelah penerapan metode bercerita. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan penyajian data secara deskriptif. Hasil analisis ciri khas lukisan peserta
didik menggunakan teori gambar anak Victor Lowenfeld yang berkaitan dengan metode bercerita
melalui video di Youtube. Visualisasi tema lukisan dari metode bercerita yang diterapkan pada
kelompok B TK Ananda Ceria sudah sesuai dengan makna lagu bintang kecil yang diberikan.
Diterapkan ke dalam lukisan dengan berbagai macam cita-cita profesi. Mayoritas bercita-cita sebagai
TNI sebanyak 4 orang. Cita-cita lainnya yang dilukiskan yaitu Dokter (2 orang), Masinis (1 orang),
Polisi (1 orang), Pilot (1 orang), Artis (1 orang). Ditinjau dari ciri khas lukisan menurut Victor
Lowenfeld. terdapat 4 peserta didik (40%) pada periodisasi prabagan, 2 peserta didik (20%) pada
periodisasi bagan, dan 4 peserta didik (40%) sesuai dengan periodisasi keduanya. Perkembangan dari
lukisan peserta didik mengalami kemajuan serta peningkatan dalam bentuk visual hasil karyanya, hal
ini merupakan hal positif berdasarkan periodisasi gambar anak Victor Lowenfeld.
Kata Kunci: lukisan anak-anak, tema lukisan, metode bercerita.

Section
Articles