PENGEMBANGAN VIDEO MENGGAMBAR ILUSTRASI PADA MEDIA WAYANG BEBER DI SMP NEGERI 51 SURABAYA

  • Rendra Aditya Putra Adam Universitas Negeri Surabaya
  • Eko Agus Basuki Oemar Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Pembelajaran menggambar ilustrasi di kelas VIII SMP Negeri 51 Surabaya kurang optimal dikarenakan kurangnya penjelasan mengenai materi menggambar ilustrasi, keterbatasan media belajar yang digunakan oleh pendidik, serta kurangnya eksplorasi dalam media berkarya. Pengembangkan video menggambar ilustrasi pada media wayang beber bertujuan untuk mengetahui proses mengembangkan video pembelajaran, mendeskripsikan hasil kelayakan video, serta mendeskripsikan hasil uji coba video pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) Sugiyono (2018) meliputi identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, dan uji coba produk. Data penelitian diperoleh dari wawancara, observasi, dokumentasi, pre test, post test, evaluasi hasil karya, serta kuesioner. Kelayakan video meggambar ilustrasi diperoleh berdasarkan hasil validasi. Validasi materi memperoleh persentase 89% yang meliputi penilaian materi pokok dan materi penugasan, sedangkan validasi media mendapatkan persentase 89,2% meliputi penilaian tampilan media serta penggunaan media. Kedua validasi tersebut menunjuukan indikator penilaian sangat layak. Hasil video pembelajaran menggambar ilustrasi dibuktikan dengan meningkatnya nilai pre-test sebesar 70,5 menjadi 91 pada penilaian pos-test, evaluasi hasil karya menggambar wayang beber memperoleh nilai rata-rata sebesar 84,5 serta hasil kuesioner tanggapan peserta didik terhadap video pembelajaran dengan persentase sebesar 93,6%. Dengan demikian, media ini efektif digunakan dalam proses pembelajaran seni budaya khususnya materi menggambar ilustrasi.

Kata kunci: video pembelajaran, ilustrasi, wayang beber.

Published
2021-07-28