PENGEMBANGAN DESAIN MOTIF KERANG PADA BATIK DI DESA PELEYAN KABUPATEN SITUBONDO

Authors

  • ADITYA DIMAS WAHYU SASONGKO

Abstract

Motif kerang merupakan motif utama batik Situbondo. Salah tempat produksinya adalah Pondok Pesantren Nurul Huda Desa Peleyan Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo. Melihat motif yang digunakan pada batik masih sangat terbatas dan tidak berkembang maka penulis terinspirasi untuk mengembangakannya. Pengembangan yang dilakukan adalah mengembangkan motif utama yakni motif kerang itu sendiri. Untuk itu peneliti perlu mengetahui bentuk kerang yang ada di Kabupaten Situbondo, mengetahui penggambaran bentuk kerang pada motif batik Situbondo saat ini kemudian  melakukan pengembangan bentuk kerang sebagai motif khas batik Situbondo.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dan disajikan secara deskriptif. Proses pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah dilakukan pengamatan diketahui bentuk kerang yang ada di Kabupaten Situbondo beragam. Diantaranya berbentuk menyerupai kipas, berbentuk mengerucut, kerang menyerupai cincin yang berlapis, berbentuk seperti duri, dan kerang yang bentuknya menyerupai mahkota. Bentuk kerang yang sudah digunakan sebagai motif batik Situbondo adalah bentuk kerang Dara dan kerang Mahkota. Pengembangan dilakukan dengan memberi variatif bentuk dan warna dari kerang Dara dan Mahkota  serta ditambah dengan desain baru dari bentuk Kerang Cincin, kerang Duri, dan kerang Congcong. Motif yang dihasilkan dari pengembangan ini dapat digunakan sebagai alternatif  baru dan menjadikan batik Kabupaten Situbondo lebih bervariasi.

Kata Kunci: Pengembangan, Kerang, Batik, Situbondo

Shell-shaped motive is the main Batik motive in District of Situbondo, one of them which is made in Pondok Pesantren Nurul Huda, Peleyan village. See the used of motive on the batik is still very limited and not develop then the writer inspired to develop it. The development contains a main motive, a motive in the shape of shells. The purposes of this research are to know the shape of shell in Situbondo, and to develop shell-shaped motive of Situbondo. I use research and development method on my research and I also present the result descriptively.

The process of gathering data conducted through observation, interview, and documentation. After doing the observation, it is known that Situbondo has various shape of shell. Some of them are like vane, and the others are like plated ring. There is shell like thorn, and also like crown. Dara-shaped motive and crown-shaped motive have been used in Situbondo. The development is conducted to the shape and color of dara-shaped motive and crown-shaped motive, and also couple with a new form of shells like Cincin, Duri, and congcong.  The motives can be used as the new alternative and it can make Batik of Situbondo more varied.

Key words: Deelopment, Motive, Batik,Situbondo

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bastomi, Suwaji. 2003. SENI KRIYA SENI. Semarang: UPT UNNES PRESS.

Pengembangan Desain Motif Kerang Pada Batik....

7

Bungin,

Burhan. 2007. Penelitian Kualitatif : Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik dan Ilmu Sosial lainnya. Jakarta: Kencana Predana Media Group.

Irawan, Bambang dan Tamara, Priscillia. 2013. Dasar- Dasar Desain. Jakarta: Griya Krasi.

Putra, Nusa. 2011. Reaserch & Development. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Sanyoto, Ebdi, Sadjiman. 2009. Nirmana (Dasar-Dasar Seni dan Desain). Yogyakarta: jalasutra. Susanto, Mikke. 2011. DISKSI RUPA. Yogyajarta:

DictiArt lab, Yogyakarta & Jagad Art Space

Bali.

Susanto, S.K. Sewan. 1980. Seni Kerajinan Batik

Indonesia. Jakarta: Balai Penelitian Batik dan Kerajinan, Lembaga Penelitian dan Pendidikan Industri, Departemen Perindustrian R.I.

Sunaryo, Aryo. 2009. Ornamen Nusantara. Semarang: Dahara Prize.

Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: ALFABETA.

Sugiyono. 2008.” Metode Penelitian Kuntitatif Kualitatif R & D”.

Suyanto, A.N. 2002. Sejarah Batik Yogyakarta. Yogyakarta: Merapi.

TIM. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.

Wardhani, Cut Kamaril dan Ratna Panggabean. 2007. Tekstil. Jakarta. LPSI.

Downloads

Published

2013-11-06

How to Cite

DIMAS WAHYU SASONGKO, A. (2013). PENGEMBANGAN DESAIN MOTIF KERANG PADA BATIK DI DESA PELEYAN KABUPATEN SITUBONDO. Jurnal Seni Rupa, 1(2). Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/9880
Abstract views: 130 , PDF Downloads: 0 , PDF Downloads: 829