https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/issue/feed Jurnal Seni Rupa 2021-07-30T06:08:20+00:00 ASY SYAMS ELYA AHMAD asyahmad@unesa.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Seni Rupa - Fakultas Bahasa dan Seni - Universitas Negeri Surabaya. Jurnal ini berisi hasil-hasil penelitian mahasiswa prodi Pendidikan Seni Rupa.</p> https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/41240 PENGEMBANGAN BUKU AJAR BATIK TULIS PRADA EMAS UNTUK SISWA SMK NEGERI 3 BUDURAN SIDOARJO 2021-07-06T16:03:17+00:00 Octavian Lazuardi octavian.17020124060@mhs.unesa.ac.id Fera Ratyaningrum feraratyaningrum@unesa.ac.id <p>Batik tulis prada merupakan kain yang sudah berupa batik dan diperindah dengan tinta emas pada bagian<br>motif tertentu. Kain batik yang dikombinasikan dengan tinta prada emas, terlihat lebih indah dan mewah.<br>Meskipun sudah dikembangkan menggunakan tinta emas sintetis, masyarakat masih kurang mengetahui<br>batik prada. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar batik tulis prada emas, yang<br>diujicobakan pada siswa SMKN 3 Buduran Sidoarjo. Menggunakan metode research and development<br>(R&amp;D), diawali dengan identifikasi masalah yaitu kurangnya pengetahuan tentang batik tulis prada emas<br>dan belum tersedianya buku ajar tentang batik prada di SMKN 3 Buduran Sidoarjo. Pengumpulan data<br>dilakukan dari beberapa sumber, mulai pengalaman peneliti, buku, dan internet. Proses pengembangan<br>desain buku menggunakan aplikasi CorelDraw X7. Hasil pengembangan buku ajar pada validasi<br>pertama dari ahli materi, mendapatkan prosentase 78,5% yang berarti baik, untuk validasi kedua<br>mendapatkan 100% yang berarti sangat baik. Untuk validasi desain mendapatkan prosentase 75% pada<br>validasi pertama dan 100% untuk validasi kedua. Hasil dari ujicoba menunjukkan bahwa siswa menjadi<br>tahu dan bisa membuat karya batik tulis prada emas,serta siswa memberikan respon baik terhadap adanya<br>buku ajar berupa pendapat yang diperoleh dari hasil wawancara kepada siswa. Dengan demikian, buku<br>ajar batik tulis prada emas layak digunakan sebagai media pembelajaran.<br>Kata kunci: Buku Ajar, Batik Tulis Prada Emas, SMKN 3 Buduran Sidoarjo</p> 2021-07-06T15:59:34+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/41835 EKSISTENSI RUMAH BATIK PUTAT JAYA SURABAYA 2021-07-15T09:16:42+00:00 Nuha Basyasyah nuhabasyasyah16020124070@mhs.unesa.ac.id Fera Ratyaningrum feraratyaningrum@unesa.ac.id <p>Keberadaan rumah batik Putat Jaya mampu memberikan manfaat bagi warga terdampak penutupan<br>lokalisasi Dolly pada tahun 2014. Rumah batik Putat Jaya kini juga berkontribusi besar pada<br>perkembangan motif batik khas Surabaya. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk<br>mendeskripsikan perkembangan, eksistensi, manajemen pelatihan, dan hasil pelatihan di rumah batik<br>Putat Jaya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif, sehingga teknik pengumpulan<br>data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah 1) Eksistensi<br>rumah batik Putat Jaya sangat tampak perkembangannya dari tahun ke tahun. Awalnya, tahun 2016<br>hanya diperuntukkan bagi warga terdampak penutupan lokalisasi Dolly, namun mulai tahun 2019 telah<br>dibuka untuk umum dan mampu menjadi pusat pengembangan motif batik khas Surabaya; 2)<br>Manajemen pelatihan di rumah batik Putat Jaya dikelola oleh seniman batik Surabaya yaitu Pengky<br>Gunawan. Pelatihan di rumah batik Putat Jaya terbagi menjadi tiga yaitu: pelatihan oleh Disperindag<br>(2 bulan sekali), pelatihan umum (dengan kesepakatan waktu) oleh warga binaan yang mahir, dan<br>pelatihan yang bersifat tentoring (secara fleksibel) oleh Pengky Gunawan; 3) Hasil pelatihan di rumah<br>batik Putat Jaya telah mampu memunculkan kelompok-kelompok UKM batik yang mampu<br>memproduksi batik khas Surabaya secara mandiri meliputi batik Metamorfosa Dolly, batik Suroboyo<br>Scribble, batik Cheng Ho, batik Suroboyo Wani, batik Catur Muka Brahma, batik Jarak-Semanggi,<br>dan batik Keputran.<br>Kata Kunci: Eksistensi, Pelatihan, Rumah Batik Putat Jaya</p> 2021-07-15T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/41241 ANALISIS NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL PADA HAND LETTERING KARYA ALIB ISA DALAM PAMERAN SEDULUR PAPAT 2021-07-06T16:03:17+00:00 Dimas Andrean Abdullah Faqih Rosyid dimas.17020124043@mhs.unesa.ac.id Asidigisianti Surya Patria asidigisantipatria@unesa.ac.id <p>Hand lettering berhasil memikat banyak peminat dari berbagai wilayah di Indonesia terbukti dengan<br>banyak bermunculan komunitas hand lettering di setiap kota di Indonesia. Alib Isa turut andil dalam<br>berdirinya komunitas hand lettering di Surakarta, Jawa Tengah. Alib Isa merupakan seniman hand<br>lettering asal Sukoharjo, Jawa Tengah. Merupakan orang pertama di Indonesia yang menyelenggarakan<br>pameran tunggal hand lettering. Pameran tunggalnya yang menarik perhatian masyarakat dan para<br>seniman adalah Pameran Sedulur Papat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan<br>mendeskripsikan struktur hand lettering karya Alib Isa dalam Pameran Sedulur Papat, mengetahui dan<br>mendeskripsikan penerapan kearifan lokal dalam hand lettering karya Alib Isa dalam Pameran Sedulur<br>Papat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif, perolehan data dari<br>observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah deskripsi Pameran Sedulur<br>Papat, deskripsi struktur hand lettering karya Alib Isa dalam Pameran Sedulur Papat, dan deskripsi<br>penerapan kearifan lokal dalam hand lettering karya Alib Isa dalam Pameran Sedulur Papat.<br>Kata Kunci: Alib Isa, Hand Lettering, Sedulur Papat, Kearifan lokal</p> 2021-07-06T16:01:02+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/41242 PENGEMBANGAN MODUL EKSPLORASI MOTIF BATIK UNTUK ANAK DI SANGGAR LUKIS CERIA STUDIO SURABAYA 2021-07-06T16:03:17+00:00 Agus Irwansyah agus.17020124021@mhs.unesa.ac.id Eko Agus Basuki Oemar ekooemar@unesa.ac.id <p>Modul eksplorasi motif batik merupakan sebuah pengembangan media pembelajaran yang<br>menciptakan kemandirian anak untuk belajar mengenai eksplorasi motif batik dengan cara berkreasi<br>menstilasikan bentuk benda yang ada disekitarnya untuk dijadikan motif batik baru sesuai dengan<br>karakteristik anak. Modul eksplorasi motif batik ini untuk anak di Sanggar Lukis Ceria Studio<br>Surabaya. Adapun permasalahannya yakni kurangnya mengeksplorasi dalam penciptaan motif batik<br>sesuai kreatifitas anak serta proses pengembangan modul eksplorasi motif batik. Metode penelitian<br>yang digunakan yakni Research and Development (R&amp;D) menurut Sugiono (2006). Penelitian diawali<br>dengan identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi<br>desain dan uji coba produk. Proses pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara,<br>dokumentasi. Subjek penelitian yaitu 5 peserta didik Sanggar Lukis Ceria Studio tingkatan mahir<br>dengan usia 7-12 tahun. Hasil penelitian ini adalah modul tentang mengeksplorasi motif batik yang<br>telah divalidasi oleh ahli media dan ahli materi, memperoleh hasil 86,7%. Hasil penelitian dibuktikan<br>dengan bertambahnya motif batik baru yang dihasilkan oleh anak-anak di Sanggar Lukis Ceria Studio<br>dengan pengambilan motif dari benda yang ada di sekitar, dengan demikian media ini efektif, serta<br>dapat meningkatkan antusias anak dalam pembelajaran batik khususnya mengeksplorasi motif batik.<br>Kata Kunci: Pengembangan, Modul Eksplorasi, Motif Batik, Kreatifitas, Sanggar Lukis Ceria Studio</p> 2021-07-06T16:02:23+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/41560 ANALISIS KARAKTERISTIK GAMBAR ILUSTRASI DWIKY K.A PADA POSTER KONSER MUSIK PERIODE 2015-2020 2021-07-12T02:33:28+00:00 Iddo Wildan Abror Iddoabror16020124011@mhs.unesa.ac.id Imam zaini imamzaini@unesa.ac.id <p>Dwiky K.A merupakan seniman ilustrasi poster dengan karakteristik gambar komik Indonesia tahun 60-<br>an yang bergenre Scifi(Science Fiction), dengan olahan bentuk visual humor dewasa yang dibalut<br>dengan kekanak-kanakan menjadikan karakter ilustrasi Dwiky memiliki daya tarik yang kuat. Beranjak<br>dari persoalan tentang belum adanya penelitian yang membahas karya Dwiky K.A, peneliti melakukan<br>penelitian ini yang berfokus pada; (1) Bagaimana proses penciptaan karya ilustrasi Poster musik<br>Dwiky?, (2) Bagaimana perwujudan gambar ilustrasi poster musik Dwiky?, (3) Bagaimana<br>karakteristik gambar ilustrasi poster musik Dwiky?. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses<br>penciptaan gambar ilustrasi poster musik Dwiky, mengetahui wujud gambar ilustrasi poster musik<br>Dwiky, dan mengetahui karakteristik secara mendalam terhadap karya ilustrasi poster musik Dwiky<br>periode 2015-2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif,<br>dengan studi literatur menggunakan purposive sampling. Pada hasil akhir penelitian, dalam periode<br>2015-2020 karya poster Dwiky mengalami perubahan ketika pada tahun 2016, pada tahun 2016 hingga<br>2020 Dwiky sangat konsisten pada penggunaan titik pada warna dan penggunaan garis pada kontur<br>dan gelap terang yang tegas, hal tersebutlah yang akhirnya menjadi identitas karya Dwiky K.A. Pada<br>olah bidang, keseluruhan dari tahun 2015 hingga 2020 sangat dinamis sekali, sama halnya dengan<br>peranan warna pada karya poster Dwiky.<br>Keywords: Ilustrasi, Poster, musik underground</p> 2021-07-12T02:33:28+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/41561 ANALISIS LUKISAN ANAK-ANAK PAUD ASY-SYAFI’IYYAH KARANGPOH KRIAN JAWA TIMUR 2021-07-12T02:36:02+00:00 Eka Novi Puspita Sari eka.17020124002@mhs.unesa.ac.id Muhajir Muhajir muhajir@unesa.ac.id <p>Seni difungsikan oleh anak sebagai media ungkapan perasaan, ide, gagasan dan pikiran anak.<br>Karyanya sebagai alat bermain imajinasi, mengutarakan ide dan juga sebagai media komunikasi.<br>Penelitian dengan judul “ Analisis Lukisan Anak-anak PAUD Asy-Syafi’iyyah Karangpoh Krian Jawa<br>Timur” bertujuan untuk mendeskripsikan konsep lukisan, tema lukisan dan karakteristik bentuk visual<br>lukisan anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan<br>data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literatur. Melalui analisis data hasil karya<br>lukisan anak yang telah diambil dari 20 anak di PAUD Asy-Syafi’iyyah diperoleh simpulan bahwa<br>lingkungan memengaruhi kreativitas anak dalam pengambilan konsep lukisan mereka dan tanpa<br>adanya suatu batasan tema yang telah ditentukan membuat anak semakin leluasa untuk berimajinasi<br>serta menuangkan pemikirannya dalam bentuk sebuah lukisan. Berdasarkan wawancara yang<br>dilakukan kepada anak-anak, mereka melukis berdasarkan imajinasi, pengalaman dan kretivitasnya.<br>Karakteristik bentuk visual lukisan anak menunjukkan perkembangan yang beragam sesuai umur dan<br>kemampuannya. Dari hasil lukisan anak dapat dilihat bahwa unsur visual garis sudah terkontrol dan<br>sudah dapat terarah, bentuk visual objek sudah dikenali, pemilihan warna sesuai dengan imajinasi<br>dan warna kenyataan, beberapa sudah dapat menggunakan konsep bentuk keruangan dan waktu.<br>Sehingga dari penelitian ini perkembangan psikologi anak dapat dilihat di dalam hasil karyanya.<br>Kata kunci: analisis lukisan, lukisan anak, PAUD Asy-Syafi’iyyah</p> 2021-07-12T02:36:02+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/41562 PERAN EKSTRAKURIKULER SENI RUPA DALAM PENCAPAIAN PRESTASI BIDANG KESENIRUPAAN DI SMP NEGERI 2 LENGKONG NGANJUK 2021-07-12T02:37:25+00:00 Fitria Nailul Izza fitria.18001@mhs.unesa.ac.id Muhajir Nadhiputro muhajir@unesa.ac.id <p>Pelaksanaan pembelajaran seni budaya di sekolah belum berjalan sesuai harapan, terutama bagi para<br>peserta didik yang memiliki minat dan bakat dalam bidang tersebut. Salah satu faktor penyebabnya<br>adalah alokasi waktu pelajaran yang relatif pendek, yakni dua atau tiga jam pelajaran tiap pekan.<br>Untuk mengatasi persoalan seperti di atas, SMP Negeri 2 Lengkong Nganjuk menerapkan kegiatan<br>Ekstrakurikuler seni sebagai media penyaluran bagi para peserta didik yang berminat dan berbakat<br>dalam bidang seni. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) mendeskripsikan pelaksanaan<br>ekstrakurikuler seni lukis dan batik, (2) mendeskripsikan respon peserta didik terhadap ekstrakurikuler<br>seni lukis dan batik (3) mendeskripsikan peran ekstrakurikuler tersebut dalam pencapaian prestasi<br>bidang seni di sekolah. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan<br>kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, pengamatan, kuesioner dan<br>dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi dan informan review. Analisis data melalui<br>tahap reduksi data, sajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan ekstrakurikuler seni rupa<br>di SMP Negeri 2 Lengkong Nganjuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan<br>minat dan bakat siswa. Bahkan memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkompetisi di luar<br>sekolah dan berhasil meraih 22 kejuaraan baik tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi Jawa<br>Timur.<br>Kata Kunci : Ekstrakurikuler, seni rupa, prestasi</p> 2021-07-12T02:37:25+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/41828 VIDEO PEMBELAJARAN ILUSTRASI TEKNIK KOLASE BAHAN ALAM DI SMPN 30 GRESIK 2021-07-15T08:36:11+00:00 Dhyanah Fajar Islamiyah dhyanah.17020124009@mhs.unesa.ac.id Marsudi Marsudi marsudi@unesa.ac.id <p>Penelitian pegembangan video pembelajaran ilustrasi teknik kolase bahan alam di SMPN 30 Gresik<br>dilatar belakangi oleh banyaknya potensi bahan alam di sekitar siswa SMPN 30 Gresik yang belum<br>dimanfaatkan untuk pembuatan karya seni rupa khususnya karya ilustrasi. Hal ini dikarenakan<br>kurangnya kreativitas siswa yang disebabkan kurangnya informasi dan pemahaman mengenai variasi<br>bahan pembuatan karya seni ilustrasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pembuatan dan<br>mendeskripsikan hasil penerapan video pembelajaran ilustrasi teknik kolase bahan alam di SMP Negeri<br>30 Gresik. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&amp;D) menurut<br>Sugiyono, 2018, meliputi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi<br>desain, uji coba produk. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, kuesioner, pre<br>test, post test, hasil karya, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam uji kelayakan<br>pengembangan video pembelajaran mendapatkan persentase dengan rata-rata sebesar 92,94% oleh<br>validasi ahli. Hasil video pembelajaran ilustrasi teknik kolase bahan alam dibuktikan dengan<br>peningkatan nilai pre test sebesar 57,92 ke nilai post test siswa sebesar 78,17. Nilai hasil karya siswa<br>juga mendapatkan rata-rata sebesar 78,41 dan hasil kuesioner mendapat persentase sebesar 97,5%.<br>Dengan demikian, media ini efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran seni budaya khususnya<br>pada materi menggambar ilustrasi.<br>Kata kunci: video pembelajaran, ilustrasi, kolase</p> 2021-07-15T08:36:10+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/41829 REDESAIN LOGO SANGGAR LUKIS PAKAPUR SURABAYA 2021-07-15T08:38:10+00:00 Pebri Ardiansah pebriadiansah16020124065@mhs.unesa.ac.id Imam zaini imamzaini@unesa.ac.id <p>Sanggar lukis Pakapur merupakan sebuah sanggar lukis yang berada di Surabaya beralamat jalan<br>Kalijudan Asri Indah No.29, Kalijudan, kec Mulyorejo didirikan oleh Purnomo sejak tahun 1996 yang<br>mampu mempertahankan eksistensinya hingga saat ini selama sanggar Pakapur bendiri tidak sedikit<br>para peserta didik sanggar lukis Pakapur yang mendapatkan juara dalam kompetisi dan Sanggar lukis<br>Pakapur telah mendapat penghargaan dari ikatan guru Indonesia. Perancangan ini bertujuan untuk (1)<br>menentukan konsep perancangan logo sanggar lukis Pakapur (2) Mendeskripsikan proses perancangan<br>logo sanggar lukis Pakapur Surabaya. (3) Mengidentifikasi logo sanggar lukis Pakapur yang dibuat.<br>(4) menerapkan logo pada media yang akan digunakan. Metode perancangan logo meliputi proses<br>yaitu pengumpulan data, analisis data, perancangan logo yang baru dan penerapan logo pada media<br>yang digunakan. Hasil perancangan ini adalah (1) logo disesuaikan dengan visi dan misi sanggar lukis<br>Pakapur yang bisa dipahami oleh anak usia 6-13 tahun dan mampu diterapkan pada media yang<br>digunakan. (2) Logo dibuat melalui 4 tahanpan yaitu thumbnail, line art, penulisan typografi dan<br>coloring. (3) Mendeskripsikan kontruksi logo dan warna yang digunakan yaitu symbol Pelangi pada<br>logo yaitu menghasilkan karya yang indah dan pembelajaran yang menyenangkan. (4) Penerapan logo<br>pada media yang digunakan yaitu poster, banner, kartu nama dan stempel.<br>Kata Kunci: Logo, Redesain, Sanggar</p> 2021-07-15T08:38:10+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/41830 PERANCANGAN APLIKASI DAN BUKU PENGENALAN KRI DR. SOEHARSO-990 DENGAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY BERBASIS MARKER 2021-07-15T09:09:37+00:00 R. Reza Handito Pratomo r.pratomo@mhs.unesa.ac.id Muhamad Rois Abidin roisabidin@unesa.ac.id <p>Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Soeharso-990 berjenis kapal Bantu Rumah Sakit (BRS)<br>perlu diperkenalkan kepada masyarakat sipil. Aplikasi dan buku ini memiliki tujuan untuk<br>memperkenalkan KRI dr. Soeharso-990. Pengenalan kapal perang dapat melalui banyak hal salah<br>satunya aplikasi dan buku pengenalan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model<br>Design Thinking (Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test). Aplikasi dan buku ini berisi<br>pengenalan tentang TNI AL, petunjuk penggunaan, sejarah KRI dr. Soeharso-990, data teknis kapal,<br>denah kapal dan detail fungsi rumah sakit. Proses pengembangan aplikasi dan buku ini melalui tahap<br>identifikasi permasalahan, pengumpulan data, pembuatan desain, revisi desain, validasi desain, uji coba<br>dan analisis hasil uji coba. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi android “SHS-990 + AR” dan “Buku<br>Pengenalan KRI dr. Soeharso-990”. Aplikasi dan buku tersebut menarik motivasi serta minat pembaca<br>dalam mempelajari konten yang disajikan. Seluruh informasi dalam aplikasi dan buku dapat dipahami<br>pembaca. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa aplikasi dan buku pengenalan kapal merupakan<br>media yang layak untuk digunakan sebagai media pengenalan kapal khususnya KRI dr. Soeharso-990.<br>Kata kunci: augmented reality, buku pengenalan, KRI dr. Soeharso-990, media</p> 2021-07-15T09:09:37+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/41988 MENEMBUS BATAS ESTETIKA KARYA INSTALASI JENNY LEE 2021-07-18T14:04:29+00:00 Mei Yuni Astutik meiastutik16020124029@mhs.unesa.ac.id Muchlis Arif muchlisarif@unesa.ac.id <p>Karakteristik tanah liat yang plastis dapat menghantarkan keramik menjadi benda fungsional, hias, dan<br>sebagai media ekspresi seni. Perkembangan seni instalasi sebagai media ekspresi dalam seni rupa, juga<br>berdampak pada seni keramik. Karya keramik instalasi Jenny Lee memiliki nilai estetika tinggi dan<br>bevariasi. Jenny Lee keramikus asal Surabaya, telah menghasilkan 55 lebih karya keramik yang telah<br>dipamerkan dalam skala nasional maupun internasional. Tujuan artikel ini adalah mendiskripsikan makna<br>karya keramik instalasi Jenny Lee pada periode tahun 2004 sampai 2009. Metode penelitian yang<br>digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu mendiskripsikan makna dari karya keramik instalasi Jenny<br>Lee, yang dilakukan melalui tahapan deskripsi karya, analisis karya, dan interpretasi untuk memperoleh<br>makna karya. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa karya keramik instalasi Jenny Lee pada periode 2004-<br>2009 berupa figur-figur terdekat dalam kehidupannya, bertema kesendirian, mimpi, dan harapan. Karya<br>instalasi menggunakan material keramik bakaran tinggi, pembentukan dengan teknik pinch dan cetak<br>tekan, penerapan repetisi dalam prinsip seni menjadi karakteristik sajian visual instalasinya.<br>Kesimpulannya bahwa, secara garis besar makna karya berupa pentingnya memahami renungan dari<br>dialog dan peran perempuan dalam manifestasi kehidupan diri sendiri dan sekitarnya yang kontemplatif,<br>jujur, dan berkontribusi. Implikasi artikel ini adalah agar dapat menjadi motivasi berkarya bagi<br>mahasiswa dan penggiat seni umumnya.<br>Kata Kunci: Keramik, Instalasi, Jenny Lee, Makna, Estetika.</p> 2021-07-18T14:04:29+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/41990 PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK EKSTRAKURIKULER BATIK DI SMPN 24 SURABAYA 2021-07-18T14:07:27+00:00 Febriana Dwi Rahmawati febriana.17020124039@mhs.unesa.ac.id Marsudi Marsudi marsudi@unesa.ac.id <p>Ekstrakurikuler batik di SMPN 24 Surabaya tidak memiliki media pembelajaran, sehingga membuat<br>siswa kesulitan untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan<br>video pembelajaran untuk ekstrakurikuler batik di SMPN 24 Surabaya dan untuk mengetahui hasil<br>penerapan video pembelajaran. Pengembangan video pembelajaran ini sangat penting untuk menunjang<br>pembelajaran Ekstrakurikuler di SMPN 24 Surabaya. Penelitian ini menerapkan metode RnD (Research<br>and Development) menurut Sugiyono, yang meliputi : menentukan potensi dan masalah, pengumpulan<br>informasi, perancangan produk, validasi produk, revisi produk, serta uji coba pada siswa. Penelitian ini<br>menghasilkan deskripsi proses pengembangan berdasarkan alur pengembangan yang ditetapkan dengan<br>hasil penilaian oleh validator materi mendapatkan persentase sebesar 100% dan hasil penilaian oleh<br>validator media mendapatkan persentase 89% keduanya mendapatkan kategori layak digunakan tanpa<br>revisi. Selanjutnya berdasarkan hasil ujicoba terhadap siswa, dihasilkan persentase sebesar 79% dengan<br>kategori saangat layak digunakan sebagai media pembelajaran. Dengan demikian, media ini sangat<br>layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran untuk ekstrakurikuler batik.<br>Kata kunci: Batik, Video, Ekstrakurikuler, SMPN 24 Surabaya</p> 2021-07-18T14:07:27+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/41991 INFOGRAFIS DAN AUDIO VISUAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SENI BATIK DI SMAN 1 PULUNG PONOROGO 2021-07-18T14:09:32+00:00 Septian Adi Kesuma septian.17020124045@mhs.unesa.ac.id Martadi Martadi martadi@unesa.ac.id <p>Pembelajaran seni batik pada mata pelajaran Seni Budaya di SMAN 1 Pulung Ponorogo masih kurang<br>optimal. Hal ini dikarenakan keterbatasan media pembelajaran yang dikembangkan oleh guru. Rumusan<br>masalah dalam penelitian ini, bagaimana tahapan pengembangan infografis dan audio visual di SMAN<br>1 Pulung Ponorogo pada materi seni Budaya Kompetensi batik dan bagaimana hasil penerapan<br>pengembangan media pembelajaran infografis dan audio visual di SMAN 1 Pulung Ponorogo.<br>Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan Research and Development (RnD) oleh<br>Sugiono. Proses pengembangan media pembelajaran ini melalui tahapan identifikasi masalah,<br>pengumpulan informasi, perancangan desain, validasi desain, perbaikan desain, uji coba serta analisis<br>hasil uji produk Hasil penelitian pengembangan berupa media pembelajaan infografis dan audio visual<br>sebagai media pembelajaran seni budaya di SMAN 1 Pulung Ponorogo. Validasi media dilakukan oleh<br>Asidigisianti Surya Patria, S.T ., M.Pd. dengan persentase 80,3% pada media infografis dan 96,8% pada<br>media audio visual, validasi materi dilakukan oleh Fera Ratyaningrum, S.Pd., M.Pd. dengan persentase<br>52,9% pada media infografis dan 75% pada media audio visual. Kemudian dilakukan perbaikan dengan<br>persentase 100% pada semua media. Dengan demikian media ini efektif untuk digunakan dalam proses<br>pembelajaran Seni Budaya Kompetensi Dasar batik.<br>Kata kunci: Batik, Infografis, Audio Visual, SMAN 1 Pulung Ponorogo</p> 2021-07-18T14:09:32+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/41994 PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI PERMAINAN TRADISIONAL ASAL GRESIK UNTUK ANAK USIA 7-9 TAHUN 2021-07-18T14:12:45+00:00 Bibah Widiyawati bibah.17020124059@mhs.unesa.ac.id Asidigisianti Surya Patria asidigisiantipatria@unesa.ac.id <p>Permainan tradisional sudah jarang dimainkan dan digantikan dengan game online. Eksistensi<br>permainan tradisional asal Gresik kurang diketahui oleh anak-anak. Tujuan dari penelitian ini adalah 1)<br>Mendiskripsikan ragam permainan tradisional asal Gresik 2) Merancang buku iustrasi permainan<br>tradisional asal Gresik 3) Mendeskripsikan keefektifitasan buku ilustrasi permainan tradisional asal<br>Gresik untuk anak usia 7-9 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk<br>menghimpun dan menganalisis data. Analisis menggunakan 5W+1H. Perancangan dimulai dengan<br>identifikasi masalah, lalu tahap perancangan meliputi pembuatan karakter, storyboard, thumbnail &amp;<br>dummy, coloring, scaning, dan editing. Hasil dari perancangan ini berupa buku ilustrasi berukuran<br>18x18 cm, berisi 25 halaman, dan terdapat lirik lagu permainan. Hasil validasi menurut validator ahli<br>media mendapat skor sebanyak 25 termasuk dalam persentase 83% merupakan kategori sangat valid,<br>sedangkan validator ahli isi mendapat skor sebanyak 17 termasuk dalam persentase 56% merupakan<br>kategori cukup valid. Berdasarkan hasil tersebut maka buku ilustrasi layak untuk diproduksi secara<br>masal. Setelah membaca dan mengamati buku ilustrasi, 60% anak memahami cara bermain permainan<br>tradisional asal Gresik.<br>Kata Kunci: Buku Ilustrasi, Permainan Tradisional, Gresik.</p> 2021-07-18T14:12:45+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/42190 PEMBELAJARAN MENGGAMBAR ILUSTRASI PADA MEDIA STICKER HVS DI KELAS VIII C SMP NEGERI 25 SURABAYA 2021-07-25T15:04:55+00:00 Alvina Berliana Putri alvina.17020124037@mhs.unesa.ac.id Imam Zaini imamzaini@unesa.ac.id <p>SMP Negeri 25 Surabaya pembelajaran dilakukan secara daring dikarenakan pandemi covid-19 berdampak khususnya pada pelajaran seni budaya materi ilustrasi yang perlu praktik. Guru memberikan materi secara lisan dan contoh melalui gambar di internet lalu memberikan tugas menggambar ilustrasi pada buku gambar yang berdampak siswa kurang berkreatifias dengan media lain. Untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu adanya media baru agar siswa mengetahui dan lebih berkreatifitas, jadi peneliti menerapkan menggambar ilustrasi pada media kertas sticker HVS di kelas VIII C. Rumusan masalah: bagaimana proses pembelajaran menggambar ilustrasi pada media sticker HVS?, bagaimana hasil gambar pada media sticker HVS?, bagaimana tanggapan siswa terhadap pembelajaran menggambar ilustrasi pada media sticker HVS?. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif untuk mengetahui secara rinci bagaimana pembelajaran menggambar ilustrasi pada media sticker HVS di kelas VIII C dengan observasi dan wawancara. Hasil gambar ilustrasi pada media sticker HVS dari 13 siswa kelas VIII C menunjukkan terdapat 23% siswa memperoleh nilai sangat baik, 61,5% siswa memperoleh nilai baik, dan 15,5% siswa memperoleh nilai cukup. Berdasarkan nilai akhir, disimpulkan bahwa siswa mampu menyelesaikan gambar ilustrasi pada media sticker HVS. Tanggapan siswa pembelajaran menggambar ilustrasi pada media sticker HVS seru, menyenangkan, unik dan menambah kreatifitas karena sticker HVS dapat langsung ditempel.<br>Kata Kunci: Ilustrasi, Sticker HVS, Seni Budaya.</p> 2021-07-25T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/42191 PENDIDIKAN SENI BAGI ANAK USIA DINI: MENGGAMBAR SEBAGAI MEDIA KATARSIS AFEKSI ANAK DI TK PKK TANJUNGHARJO 1 BOJONEGORO 2021-07-25T15:11:09+00:00 Muhamad Marshal Sundawa muhamad.17020124029@unesa.mhs.ac.id Martadi Martadi martadi@unesa.ac.id <p>Permasalahan emosional juga terjadi pada anak usia dini salah satunya disebabkan karena afeksi yang<br>diberikan oleh orang tua, keluarga, guru maupun orang disekitarnya. Namun anak usia dini belum<br>mampu mengungkapkan emosi yang dirasakan. Padahal emosi yang dipendam akan berdampak buruk<br>bagi dirinya sehingga diperlukan penyaluran emosi anak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk<br>menganalisis pendidikan anak usia dini berupa menggambar yang mampu menjadi media katarsis afeksi<br>bagi anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berjenis studi pustaka deskriptif<br>dengan subjek anak Kelas B TK PKK Tanjungharjo 1. Penelitian ini menemukan bahwa gambar mampu<br>menjadi proses komunikasi pada anak sehingga mampu menjadi media katarsis berupa afeksi pada anak<br>usia dini. Hasil interpretasi menunjukkan gambar siswa kelas B di TK PKK Tanjungharjo 1 memiliki<br>karakteristik seperti rumah yang digambar anak menggambar kontruksi diri mereka sendiri yang<br>mengungkapkan emosi berupa rasa sayang, kemarahan, kesedihan yang ditujukan kepada orang<br>terdekatnya. Objek yang digambar dengan ukuran kecil menunjukkan sifat yang pemalu. Selain itu<br>objek yang memiliki lebih dari dua warna menginterpretasikan anak yang ekstrovert.<br>Keywords: Pendidikan Seni, Menggambar, Katarsis, Afeksi</p> 2021-07-25T15:11:09+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/42192 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK UNTUK SISWA SMP SUNAN GIRI GRESIK 2021-07-25T15:13:02+00:00 Ubaidatur Rohmah ubaidatur.17020124067@mhs.unesa.ac.id Imam Zaini imamzaini@unesa.ac.id <p>Belum adanya penggunaan media dalam pembelajaran seni budaya di SMP Sunan Giri Gresik, khususnya pada materi menggambar flora dan fauna menjadi latar belakang dilakukannya pengembangan media pembelajaran menggunakan pop-up book. Pengembangan media pembelajaran menggambar flora dan fauna dilakukan agar pembelajaran bisa lebih efektif. Pembuatan media pop-up book diawali dari proses pembuatan desain atau layout materi hingga ke tahap pencetakan. Setelah selesai dicetak, pop-up book diuji cobakan kepada siswa kelas VII di SMP Sunan Giri Gresik. Pengembangan media pembelajaran berbentuk pop-up book dipilih agar peserta didik bisa mempelajari tahapan dalam menggambar flora maupun fauna secara mandiri. Pop-up book dipilih karena ketika dibuka bisa menunjukkan kesan tiga dimensi sehingga bisa merangsang kreativitas peserta didik. Selain itu, ilustrasi di dalam buku bisa membantu peserta didik dalam memahami materi yang dibahas. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&amp;D) atau metode pengembangan milik Sugiono (2010). Berdasarkan hasil Uji coba kelas besar pada 15 peserta didik, diperoleh skor rata- rata sebanyak 24,53 dengan prosentase 81,7% dan dapat disimpulkan bahwa media po-up book dinyatakan dengan indikator sangat layak.<br>Keywords: pop-up book, menggambar flora dan fauna, SMP Sunan Giri</p> 2021-07-25T15:13:02+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/42213 Sepatu Sebagai Sumber Ide Penciptaan Karya Seni Keramik Porcelain 2021-07-26T03:56:20+00:00 Robbiatul Ulfi Maritha Setiawan robbiatulsetiawan@mhs.unesa.ac.id Muchlis Arif muchlisarif@unesa.ac.id <p>Sepatu pada awalnya berfungsi sebagai pelindung atau alas kaki, pada masa kini memiliki nilai estetik,<br>yang mengikuti perkembangan mode serta menjadi gaya hidup. Sepatu menjadi kebutuhan manusia,<br>yang dipengaruhi oleh perilaku dan lingkungan hidup serta pengaruh dari budaya asing. Fokus<br>penciptaan karya ini adalah menciptakan aneka bentuk sepatu berbahan keramik porselain. Tujuan<br>penciptaan karya adalah untuk mewujudkan ekspresi kecintaan penulis akan sepatu, dengan cara<br>membuat karya seni keramik bertema sepatu. Kecintaan terhadap sepatu bermula dari pengalaman<br>estetik individual antara penulis dan sepatu, saat aktif mengikuti kegiatan olah raga yang<br>menimbulkan kesukaan menggunakan sepatu disetiap aktifitas. Metode penciptaan diadaptasi dari<br>teori penciptaan, yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu; tahap eksplorasi, perancangan dan perwujudan.<br>Keramik dibuat dari bahan tanah liat, dibentuk dengan teknik slab dan pinch, dibakar biscuit, gelasir<br>tinggi, dan gelasir rendah. Penciptaan karya ini menghasilkan lima belas sepatu keramik, dan<br>dikelompokan menurut jenis sepatunya menjadi empat judul karya keramik yaitu; Tampan dan Berani,<br>Tumpuan, Konsumtif, Gegayuhan. Kesimpulannya adalah sepatu dapat menjadi cerminan yang dapat<br>mengomunikasikan karakteristik dan ekspresi individual dalam kehidupan sehari-hari seseorang,<br>maupun sumber ekspresi karya seni keramik. Implikasi dari penciptaan ini dapat dijadikan motivasi<br>dan referensi dalam penciptaan karya seni keramik dalam dunia akademis maupun di masyarakat.</p> <p>Kata Kunci : penciptaan, seni keramik, sepatu, porselain.</p> 2021-07-26T03:56:20+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/42214 SRIBBLE ART: TEKNIK PEMBELAJARAN MENGGAMBAR ILUSTRASI DI SMP NEGERI 1 KESAMBEN JOMBANG JAWA TIMUR 2021-07-26T03:57:40+00:00 Mohammad Yunus mohammd.17020124073@mhs.unesa.ac.id Imam Zaini imamzaini@unesa.ac.id <p>Pembelajaran menggambar ilustrasi di SMP Negeri 1 Kesamben pada KI/ KD menggambar ilustrasi dengan teknik manual dan digital kurang inovatif, pembelajaran kurang banyak variatif, dan siswa kurang diberikan wawasan yang lebih luas tentang perkembangan seni rupa. Sesuai dengan Kurikulum 2013 serta kompetensi dasar sekolah menengah pertama kelas VIII yang tertulis, peneliti ingin memberikan inovasi baru yang dapat dimasukkan kedalam kurikulum tersebut. Peneliti mencoba untuk menerapkan pembelajaran menggambar ilustrasi dengan teknik scribble art, agar siswa mendapatkan pengalaman baru, lebih variatif dan lebih kreatif dalam menggambar ilustrasi. Keunggulan dari teknik scribble art adalah memiliki keunikan tersendiri, dari segi coretan maupun karya yang dihasilkan dan memiliki perbedaan yang menonjol dari teknik ilustrasi pada umumnya. Pembelajaran menggambar Ilustrasi dengan teknik scribble art ini diharapkan mampu memberikan wawasan siswa di SMP Negeri 1 Kesamben khususnya Kelas VIII, sehingga dapat menghasilkan gambar ilustrasi yang lebih baik lagi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualtitatif deskriptif, pengumpulan data pertama observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuisioner. Berdasarkan hasil observasi dan pengelolaan data dapat disimpukan bahwa menggambar ilustrasi dengan menggunakan tekmik scribble art dapat memberikan wawasan baru serta pengalaman baru dalam proses menggambar ilustrasi, proses pembelajaran menjadi berbeda dari sebelumnya dan gambar ilustrasi terlihat lebih baik dan lebih variatif.</p> <p>Kata Kunci: Scribble art, Pembelajaran, Menggambar, Ilustrasi.</p> 2021-07-26T03:57:40+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/42277 PENERAPAN PEDOMAN OPERASIONAL PRAKTIS TRI-N SEBAGAI TEKNIK MENGGAMBAR ORNAMEN SISWA KELAS X SMKN 12 SURABAYA 2021-07-27T04:18:38+00:00 Daeng Agus Aldo daeng.17020124032@mhs.unesa.ac.id Imam Zaini imamzaini@unesa.ac.id <p>Proses pembelajaran gambar ornamen kelas X SMKN 12 Surabaya belum menggunakan teknik tertentu dalam proses pembelajarannya, yang menyebabkan kurang maksimalnya penyampaian materi, hal ini berdampak pada pelajaran yang mencakup keterampilan menggambar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses, hasil, faktor penghambat, dan faktor pendukung pembelajaran menggambar ornamen dengan menggunakan teknik Tri-N. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis data. Hasil dari penelitian ini adalah proses pembelajaran diawali dengan mempersiapkan saran prasarana, kegiatan pembelajaran dibagi menjadi tiga yaitu kegiatan pembuka guru memberi salam, melakukan absensi, apersepsi, dan motivasi, kegiatan inti guru menyampaikan materi. Proses penerapan teknik Tri-N dimulai dari siswa menentukan contoh gambar dari referensi secara bebas. Siswa meniru sketsa gambar dari referensi, dan siswa wajib menambahkan dan memodifikasi gambar, kegiatan penutup tanya jawab guru dengan siswa, dan salam serta doa. Hasil belajar siswa dalam prosentase 80% memperoleh nilai sangat baik dan 20% memperoleh nilai baik. Faktor penghambat dalam proses pembelajaran gambar ornamen yaitu motivasi pada diri siswa, minat dan keinginan siswa, keadaan pandemi covid yang membatasi segala kegiatan. Dan faktor pendukung dari pembelajaran siswa yaitu nyamannya lingkungan belajar, fasilitas yang bagus dan lengkap, semangat individu siswa untuk belajar keterampilan.<br>Kata kunci: Pembelajaran Gambar Ornamen, Teknik Tri-N</p> 2021-07-27T04:18:38+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/42315 SYAIR LAGU INDONESIA RAYA SEBAGAI TEMA GAMBAR ILUSTRASI SISWA SMPN 17 SURABAYA 2021-07-28T03:55:56+00:00 Yuli Prasetyo yuliprasetyo690@gmail.com Imam Zaini imamzaini@unesa.ac.id <p>Seni dalam pendidikan berperan penting untuk mendukung perkembangan anak remaja. Pendidikan seni tentang menggambar illustrasi dan lagu Indonesia raya adalah diperuntukan membantu pertumbuhan, Perkembangan, Melatih kreativitas, menyempurnakan kehidupan serta membangkitkan jiwa nasionalisme. Penelitian dengan judul “Syair Lagu Indonesia Raya Sebagai Tema Gambar Ilustrasi Siswa Smpn 17 Surabaya“ bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil gambar ilustrasi yang bertema syair lagu Indonesia raya dan unuk mengetahui respon siswa di tinjau berdasarkan judul, objek, narasi, unsur visual dan pengaruh lagu untuk mengembangkan jiwa nasionalisme pada anak remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh hasil gambar ilustrasi dan kesimpulan bahwa proses serta hasil gambar ilustrasi bertema syair lagu Indonesia raya dilakukan secara daring melalui aplikasi microsoft teams dan grup WhatsApp wali kelas. Dengan tema yang ditentukan oleh guru, peserta didik mampu menggambar ilustrasi sesuai dengan tema. Sebagaian besar menggambar objek pulau Indonesia dan bendera merah putih. Berdasarkan cerita yang disampaikan waktu wawancara, mereka menggambar ilustrasi berdasarkan pengalaman dan imajinasinya. Unsur visual menunjukkan perkembangan yang beragam dan objek yang menarik. Pengaruh lagu Indonesia raya pada anak usia remaja, sudah mengerti tentang makna yang terkandung dalam syair tersebut dan bisa membangun semangat jiwa nasionalisme.<br>Kata Kunci: ilustrasi, Anak usia remaja, lagu Indonesia Raya</p> 2021-07-28T03:55:56+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/42317 Perancangan Buku Motif Berdasarkan Keragaman Khas Gresik 2021-07-28T03:57:12+00:00 Muhammad Insan Wahid insanscout1325@gmail.com Hendro Aryanto hendroryanto@unesa.ac.id <p>Setiap daerah di Indonesia memiliki keragaman daerahnya masing-masing yang menunjukan ciri khas suatu daerah. Gresik adalah salah satu daerah yang meiliki beragaman kekhasan. Keragaman inilah yang perlu dikembangkan sebagai potensi sebuah usaha dan informasi. Buku ini disusun untuk memberikan contoh-contoh desain motif khas gresik yang diambil dari kuliner serta budaya-budaya dari masyarakat gresik sehingga dapat mempermudah siapapun yang memerlukan desain motif khas gresik. Selain itu dapat pula dijadikan sebagai acuan atau panduan inspirasi dalam mendesain motif tekstil, painting, karya ukir, keramik, serta masih banyak lagi pengaplikasian produk yang memerlukan desain motif. Aneka desain motif yang tersaji dalam buku ini merupakan hasil pengembangan dari beberapa sumber. Diantaranya dari observasi langsung pada lokasi keragaman yang di Kabupaten Gresik serta di Penangkaran Rusa Pulau Bawean. Sedangkan untuk variasi desain motifnya dikembangkan menurut imajinasi penyusun. Proses perancangan buku ini melalui tahapan tahapan perancangan desain dimulai dari pembuatan thumnail,tight tisuue kemudian final desain dan akhirnya pengaplikasian pada mockup desain. Mengapa dipilih desain motif khas gresik? Desain motif ini dipilih karena untuk memperkaya dan memperlus desain motif gresik . Selain itu juga karena penyusun ingin berkontribusi untuk kota kelahirannya yaitu Gresik melalui desain motif ini yang harapannya agar desain motif ini dapat menjadi trend dan disukai oleh masyarakat<br>Kata kunci : Buku, motif, Keragaman Gresik</p> 2021-07-28T03:57:12+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/42351 PENGEMBANGAN VIDEO MENGGAMBAR ILUSTRASI PADA MEDIA WAYANG BEBER DI SMP NEGERI 51 SURABAYA 2021-07-28T15:03:38+00:00 Rendra Aditya Putra Adam rendra.17020124016@mhs.unesa.ac.id Eko Agus Basuki Oemar ekooemar@unesa.ac.id <p>Pembelajaran menggambar ilustrasi di kelas VIII SMP Negeri 51 Surabaya kurang optimal dikarenakan kurangnya penjelasan mengenai materi menggambar ilustrasi, keterbatasan media belajar yang digunakan oleh pendidik, serta kurangnya eksplorasi dalam media berkarya. Pengembangkan video menggambar ilustrasi pada media wayang beber bertujuan untuk mengetahui proses mengembangkan video pembelajaran, mendeskripsikan hasil kelayakan video, serta mendeskripsikan hasil uji coba video pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&amp;D) Sugiyono (2018) meliputi identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, dan uji coba produk. Data penelitian diperoleh dari wawancara, observasi, dokumentasi, pre test, post test, evaluasi hasil karya, serta kuesioner. Kelayakan video meggambar ilustrasi diperoleh berdasarkan hasil validasi. Validasi materi memperoleh persentase 89% yang meliputi penilaian materi pokok dan materi penugasan, sedangkan validasi media mendapatkan persentase 89,2% meliputi penilaian tampilan media serta penggunaan media. Kedua validasi tersebut menunjuukan indikator penilaian sangat layak. Hasil video pembelajaran menggambar ilustrasi dibuktikan dengan meningkatnya nilai pre-test sebesar 70,5 menjadi 91 pada penilaian pos-test, evaluasi hasil karya menggambar wayang beber memperoleh nilai rata-rata sebesar 84,5 serta hasil kuesioner tanggapan peserta didik terhadap video pembelajaran dengan persentase sebesar 93,6%. Dengan demikian, media ini efektif digunakan dalam proses pembelajaran seni budaya khususnya materi menggambar ilustrasi.</p> <p>Kata kunci: video pembelajaran, ilustrasi, wayang beber.</p> 2021-07-28T15:03:38+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/42356 SANGGAR LUKIS RA-FA ART DI KOTA MOJOKERTO 2021-07-28T15:05:21+00:00 Alfian Mada Prasetya alfianprasetya16020124048@mhs.unesa.ac.id Siti Mutmainah sitimutmainah@unesa.ac.id <p>Sanggar Ra-Fa (Tiara – Syifa) Art didirikan tahun 2009, merupakan satu-satunya Sanggar lukis anak yang masih eksis di Kota Mojokerto dan berperan aktif dalam gelaran seni lukis anak di Kota Mojokerto. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan latar belakang, proses pembelajaran di Sanggar Ra-Fa Art, dan karya lukis anak didik Sanggar Lukis Ra-Fa Art. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitataif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Subjek penelitian yang dipilih adalah anak didik Sanggar Ra-Fa Art yang sering melukis menggunakan media kanvas. Berdasarkan penelitian penulis, diketahui Ra-Fa merupakan nama yang diusung dari anak pendiri sanggar yaitu Tiara-Syifa, dan didirikan berdasarkan ketertarikan pendiri pada dunia seni rupa anak serta memberikan nuansa baru dunia seni rupa anak dengan gelaran aktivitas seni rupa di ruang publik Kota Mojokerto. Aktivitas berkesenian Sanggar Ra-Fa Art tidak hanya dilakukan di dalam sanggar namun juga digelar di ruang publik dengan metode pembinaan tercipta terpimpin dan mencipta bebas sebagai stimulus eksplorasi imajinasi dan melatih mental anak saat berkarya di ruang publik dengan berbagai media. Hasil karya anak didik Sanggar ditinjau dari tema menunjukkan bahwa tema yang diusung dipengaruhi oleh pengalaman visual dan kegiatan kesehariannya, serta hasil pewarnaan sudah mulai objektif namun sebagian juga mengembangkan berdasarkan konsepnya sendiri.<br>Kata Kunci: Sanggar Ra-Fa Art, Lukis, Mojokerto</p> 2021-07-28T15:05:21+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/42364 KARYA SENI LUKIS ABSTRAK EKSPRESIONISME SEBAGAI DAYA TARIK VISUAL COFFEESHOP “BUDAYA KOPI MOJOKERTO” 2021-07-28T15:06:57+00:00 Prastasi Pancoro Saka Gusti prastasigusti@mhs.unesa.ac.id Winarno Winarno winarno@unesa.ac.id <p>Berkembangnya teknologi membawa dampak pada banyak bidang, termasuk di bidang seni. Karya senipun mengalami banyak perkembangan. Unsur seni perlahan masuk kedalam berbagai bidang untuk dijadikan alat dan media penyelesaian masalah, salah satunya dijadikan media promosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karya lukis abstrak ekspresionisme tehadap Coffeeshop “Budaya Kopi Mojokerto”. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dari penelitian ini yaitu owner Budaya Kopi Mojokerto, sedangkan objek penelitian ini adalah hasil karya lukis dari peneliti. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa karya-karya yang telah diciptakan sebagai ambient media berupaya memberikan pengalaman yang tidak terlupakan dan teringat oleh konsumen. Proses pembuatan karya lukis ini selalu diawali dengan penemuan ide dari lingkungan sekitar, kemudian mengembangkan ide tersebut dengan cara mencatat objek visual yang akan digambar, selanjutnya pembuatan sketsa pada kertas, Menentukan warna cat, mengaplikasikan pada media, menentukan posisi objek , membuat detil, memberi garis acak, cipratan dan yang terakhir memberi lapisan coating cat pernis agar karya lebih tahan lama dan terlihat mengkilat. Berdasarkan hasil dari wawancara dengan subjek penelitian ini, dengan adanya karya-karya tersebut, Budaya Kopi Mojokerto memiliki ciri khas dan daya tarik tersendiri yang membedakan dengan choffeeshop lainnya.<br>Kata kunci : Karya lukis, Abstrak ekspresionisme, Coffeeshop,</p> 2021-07-28T15:06:57+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/42453 PEMANFAATAN KALENG BEKAS UNTUK PEMBUATAN KARYA LOGAM TEKNIK TEKAN BERSAMA FP2M 2021-07-29T12:05:45+00:00 Giyo Fani giyofani16020124061@mhs.unesa.ac.id Indah Chrysanti Angge indahangge@unesa.ac.id <p>Maraknya minuman kaleng memunculkan ide untuk memanfaatkan kaleng bekasnya menjadi karya kriya logam. Umumnya sampah kaleng digunakan sebagai wadah pensil atau wadah lain tanpa mengolahnya terlebih dahulu. Di sisi lain, kaleng bekas berpotensi sebagai bahan pembuatan karya logam teknik tekan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kaleng yang sesuai untuk digunakan sebagai bahan pembuatan karya logam dengan teknik tekan, cara pembuatan, dan hasil karya pemanfaatan kaleng bekas menjadi karya kriya logam teknik tekan. Penelitian menggunakan metode kualitatif-deskriptif, melibatkan anggota FP2M untuk membuat karya logam teknik tekan dari bahan kaleng bekas. Proses pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis yang paling baik untuk bahan berkarya kriya logam teknik tekan adalah kaleng bekas minuman bersoda (kemasan Tebs dan sejenisnya). Jenis kaleng ini memiliki ketebalan logam 0.3mm (tergolong tipis), lentur, dan sesuai untuk teknik tekan. Dengan 1-2 kali penekanan, sudah dapat meninggalkan bekas. Logamnya juga mudah dibentuk sehingga lebih efisien waktu. Cara pembuatan dimulai dari membersihkan kaleng bekas, memotong hingga diperoleh bentuk persegi panjang, selanjutnya membuat desain, merekatkan desain, menjiplak desain dengan pensil atau pulpen bekas, membentuk sesuai desain, dan finishing. Karya yang dihasilkan berupa hiasan dinding bertema kekhasan kabupaten Nganjuk.</p> <p>Kata Kunci: pemanfaatan, kaleng bekas, teknik tekan</p> 2021-07-29T12:05:45+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/42463 PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL WISATA ALAM DAN EDUKASI GRONJONG WARITI 2021-07-29T13:52:28+00:00 Putra Per putrapermata@mhs.unesa.ac.id Muh Ariffudin Islam muhariffudin@unesa.ac.id <p>Wisata Gronjong Wariti menawarkan perpaduan antara konsep wisata alam dan wisata edukasi di daerah pedesaan, dengan mengoptimalkan pemanfaatan saluran irigasi desa yang sangat baik. Perancangan ini bertujuan menyusun sebuah idnetitas berupa logo untuk meningkatkan citra wisata dimata masyarakat dan dapat digunakan menjadi ujung tombak dalam mempromosikan Wisata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam prosesnya diawali dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumetasi, kemudian melakukan analisis, dilanjutkan dengan menganalisa &nbsp;SWOT (<em>Strenghts</em><em>, </em><em>Weaknesses</em><em>, </em><em>Opportunities</em><em>, </em><em>Threat</em><em>s</em>) yaitu Keunggulan (<em>Strenghts</em>), Kelemahan (<em>Weaknesses</em>), Kemajuan Peluang (<em>Opportunities</em>), Ancaman (<em>Threats</em>) dan, menganalisa USP (<em>Unique Selling Proposition) </em><em>&nbsp;</em>atau keunikan wisata yang tidak ditemukan di lokasi lain, yang terakhir adalah <em>Positioning</em><em>.</em> Tema yang diambil dalam perancangan ini yaitu <em>natural &amp; fun.</em> Hasil perancangan ini berupa pembuatan logo yaitu dari penyederhanaan bentuk pada elemen atau simbol yang berada di lokasi wisata lalu pemilihan tipografi dan warna. Setelah logo selesai dibuat maka kemudian diaplikasian terhadap beberapa media yang dibutuhkan seperti <em>stationary, promotion tools</em>, sosial media, dan <em>signage</em>. Kemudian melakukan perancangan buku panduan penggunaan Identitas Visual dan penerapannya pada berbagai media promosi denganm benar, dilanjut dengan proses validasi, revisi dan final. Media pendukung meliputi Kop Surat, Amplop, Stempel, X-banner, brosur, T-shirt, Masker, Instagram feed, Spanduk, billboard.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Identitas visual<em>, </em>Gronjong Wariti, pariwisata.</p> 2021-07-29T13:52:28+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/va/article/view/42482 LEGENDA API TAK KUNJUNG PADAM SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN SENI KRIYA KAYU 2021-07-30T06:08:20+00:00 Dodyk Suprayogi dodyksuprayogi@mhs.ac.id Marsudi Marsudi marsudi@unesa.ac.id <p>Kabupaten Pamekasan Madura, Provinsi Jawa Timur tidak hanya dikenal kota santri dan Pendidikan, di sana juga terkenal akan kebudayaan dan pariwisata yang menakjupkan. Kota pamekasan memiliki legenda tentang Api Tak Kunjung Padam (Apoi Dhangka). Menurut cerita terbentuknya Api Tak Kunjung Padam ini dikarenakan ada seorang tabib sekaligus penyebar agama islam bernama Ki Moko yang ingin mempersunting putri raja Palembang yang kemudian gelisah dikarenakan persiapan yang kurang untuk menyambut keluarga kerajaan maka bertapalah Ki Moko lalu di situlah mukzizat itu muncul dengan menancapkan tongkat muncullah Api Tak Kunjung Padam tersebut. Namun seiring berjalannya waktu, eksistensi legenda api tak kunjung padam mulai tenggelam ditengah-tengah perkembangan budaya masyarakat. Berdasarkan cerita legenda tersebut, maka menjadi inspirasi dan sumber ide untuk menciptakan seni kriya kayu Proses pembuatan karya ini dimulai dari menemukan ide, menentukan tema, merumuskan konsep, dan pembuatan karya. Proses pembuatan karya melalui proses pembuatan desain, pemindahan desain pada kayu, pengglobalan, penyempurnaan bentuk, hingga tahap akhir dengan finising coating melamin. Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan karya adalah kayu jati putih (gmelina), menggunakan teknik ukir kayu Perancapan, penglobalan, pendetelan, penghalusan dan finising. Hasil karya berjumlah empat panel dengan judul “Jati Diri”, “Menolong”, “Pertemuan” dan “Bertapa”.</p> <p>Kata Kunci: Legenda, Ide, Penciptaan, Kriya, Kayu</p> 2021-07-30T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement##