Analisis Penerimaan Pengguna terhadap Layanan Antrian Online di Imigrasi Surabaya menggunakan Metode TAM2 (Studi Kasus: Imigrasi Surabaya)

  • Adela Silvia Roz Program Studi Sistem Informasi, Universitas Negeri Surabaya
  • Dwi Fatrianto Suyatno Program Studi Sistem Informasi, Universitas Negeri Surabaya
  • Dwi Fatrianto Suyatno Program Studi Sistem Informasi, Universitas Negeri Surabaya
Keywords: Direktorat Jendral imigrasi, TAM 2, SEM PLS, purposive sampling

Abstract

Kepuasan pelangan merupakan faktor penting untuk mengetahui kualitas layanan. Kepuasan pelanggan berbanding lurus dengan kualitas layanan karena pengguna memiliki peran besar dalam menilai suatu produk. Direktorat Jendral imigrasi salah satu pemerintahan yang telah memanfaatkan sistem informasi, salah satunya yakni sistem informasi antrian yang dapat diakses melalui antrian.imigrasi.go.id. Sistem informasi ini digunakan untuk mengatur antrian pelanggan yang memiliki kepentingan dengan imigrasi. Akan tetapi, sistem ini masih jarang digunakan dan masyarakat luas masih belum memanfaatkan sistem ini dengan tepat. Sehingga diperlukan adanya penelitian tentang analisis penerimaan pengguna terhadap layanan antrian online di imigrasi Surabaya. TAM2 (Technology Acceptance Model 2) merupakan metode khusus untuk mengetahui penerimaan dan penggunaan suatu teknologi informasi. Metode ini memprediksi sejauh mana suatu teknologi informasi diterima dan dimanfaatkan penggunanya sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Purposive sampling dipilih menjadi teknik penelitian dengan menggunakan rumus Yamane diperoleh jumlah responden sebanyak 100 dan SEM PLS untuk menganalisis data dengan software SmartPLS. Hasil yang didapat adalah terdapat lima hubungan variabel yang terbukti memiliki pengaruh signifikan positif yaitu hubungan antara variabel subjective norm terhadap image, quality output terhadap perceived usefulness, perceived usefulness dan perceived ease of use terhadap intention to use dan intention to use terhadap usage behavior. Hal ini karena varieabel memiliki pengaruh signifikan karena kelima variabel ini memiliki t statistic yaitu sebesar 1,96 Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa antrian online imigrasi ini perlu lebih mengembangkan kualitas yang dikeluarkan oleh sistem antrian online agar masyarakat dapat mendapatkan pengaruh yang baik terhadap sistem antrian online dari Imigrasi.

Published
2021-04-05
Section
Articles