Implementasi Metode AHP dan SAW dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Organisasi Kemahasiswaan

  • Kevin Satria Muhammad Iqbal Program Studi Sistem Informasi, Universitas Negeri Surabaya
  • Wiyli Yustanti Program Studi Sistem Informasi, Universitas Negeri Surabaya
Keywords: Sistem Pendukung Keputusan, Analytical Hierarchy Process, Simple Additive Weighting, Organisasi, Mahasiswa

Abstract

Organisasi kemahasiswaan merupakan suatu interpretasi dari organisasi yang mewadahi para mahasiswa dalam menjalankan dan mengembangkan perannya. Manfaat organisasi bagi mahasiswa diantara lain sebagai wadah untuk mengasah softskill, memupuk rasa peduli akan lingkungan social, hingga Menambah nilai jual mahasiswa sebagai bekal penunjang masa depan. Universitas Negeri Surabaya merupakan salah satu universitas negeri di Indonesia yang memiliki 5 organisasi kemahasiswaan. Sebagaimana yang tercantum pada UUD REMA, organisasi-organisasi tersebut terdiri dari Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (MPM U), Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPM F), Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (BEM U), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM F), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). Pada penelitian ini, metode yang digunakan dalam pemilihan organisasi kemahasiswaan adalah kombinasi dari Analytical Hierarchy Process dan Simple Additive Weighting. Adapun kriteria yang digunakan adalah bidang organisasi, kemudahan akses lokasi, skala cakupan, intensitas waktu, peluang masuk, komposisi anggota organisasi/Networking, passion & kemampuan, dan manfaat. Hasil penelitian didapatkan bahwa Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM F) menduduki prioritas nilai tertinggi bagi mahasiswa X, dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM U) menduduki prioritas nilai tertinggi bagi mahasiswa “Y”. Perbedaan hasil yang berbeda disesuaikan dengan dinamika kebutuhan mahasiswa masing-masing.

Published
2021-05-21
Section
Articles