ANALISIS PENGGUNAAN ALAT PENGATUR KECEPATAN MOTOR AC SATU PHASE MENGGUNAKAN BIDIRECTIONAL TRIODE THYTISTOR (TRIAC)

  • Farid . Baskoro
  • Muhammad Ilham Taufiqi Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA
  • Endryansyah . . Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA
  • Puput Wanarti Rusimamto Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA
  • Fendi . Achmad Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA

Abstract

Pengendali kecepatan motor dapat menggunakan metode dengan mengatur frekuensi, mengubah jumlah pasang kutub, pengatur tahanan luar, pengatur tegangan masuk jangkar, pengontrol vektor, pengubah tegangan, pengubah frekuensi jala-jala dan, penggunaan perangkat komponen elektronika (Sutriyono, 2017). Motor induksi sistem peroperasiannya tidak hanya bekerja pada beban penuh, akibatnya hanya menghambat sistem kerja. Teknik mengontrol putaran kecepatan motor, kemudian mengubah besaran tegangan masukan dengan mensinkronkan besaran beban dimana itu yang berpengaruh dalam besaran power factor untuk motornya, sehingga kelemahan tersebut dapat diambil manfaatnya. Sistem ini kemudian diterapkan dalam TRIAC sesuai kinerja motor yang diharapkan, dengan cara diberikan laju pada aliran putaran motor. Penggunaan thyristor pada sistem pengaturan ini bertujuan sengai pengontrol kecepatan motor secara komprehensif. Apabila semakin tinggi dalam pemberian tegangan, arus akan bertambah besar. Dengan prinsip tersebut dengan disertakan oleh kemajuan pada bidang power electronics maka tegangan masukan induction motor dikontrol besaran tegangannya menggunakan firing angel pada TRIAC dengan pengaturan variabel resistor maupun potensiometer, dengan demikian motor memperoleh tegangan yang dibutuhan pada putaran rotor serta bisa dikendalikan sesuai yang diharapkan. Kata kunci : Motor AC Satu Fasa, Bidirectional Triode Thyristor (TRIAC), Pengatur Kecepatan Motor Abstract Motor speed controllers can use methods by adjusting frequencies, changing the number of pole pairs, outer holding regulators, anchor entry voltage regulators, vector controllers, voltage modifiers, mesh frequency changers and, using electronic devices (components). The induction motor operating system not only works at full load, as a result it only inhibits the working system. The technique of controlling the speed rotation of the motor, then changing the voltage of input by synchronising the amount of load where it is influential in the amount of power factor for the motor, so that the weakness can be taken advantage of. The system is then applied in TRIAC according to the expected motor performance, by given the speed on the motor rotation flow. The use of thyristor in this regulatory system aims to comprehensively control the speed of the motor. If the voltage is higher, the current will increase in size, and the current will increase. With this principle included by the progress in the field of power electronics, the input voltage induction motor is controlled by the voltage using firing angel on TRIAC with variable resistor and potentiometer settings, thus the motor obtains the voltage needed in the rotor rotation and the load can be controlled as expected. Keywords: One Phase AC Motor, Bidirectional Triode Thyristor (TRIAC), Motor Speed Control

Author Biographies

Muhammad Ilham Taufiqi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA
Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA
Endryansyah . ., Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA
Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA
Puput Wanarti Rusimamto, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA
Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA
Fendi . Achmad, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA
Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA
Published
2021-02-05
How to Cite
Baskoro, F., Taufiqi, M., ., E., Rusimamto, P., & Achmad, F. (2021). ANALISIS PENGGUNAAN ALAT PENGATUR KECEPATAN MOTOR AC SATU PHASE MENGGUNAKAN BIDIRECTIONAL TRIODE THYTISTOR (TRIAC). JURNAL TEKNIK ELEKTRO, 10(2), 315-323. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/38375
Section
Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021