Menerjemahkan Ulang Menerjemahkan Ulang Jaranan Dor melalui Komposisi Musik Programatik: Sebuah Penciptaan Artistik Berdasarkan Pertunjukan Rakyat Lamongan

1. PENGANTAR, 2. METODE, 3. HASIL DAN DISKUSI, 4. KESIMPULAN, 5. REFERENSI

Penulis

  • rizky al fathurrouzi Universitas Negeri Surabaya
  • Tomy Agung Sugito Universitas Negeri Surabaya

Abstrak

Musik tradisi Jaranan Dor di Lamongan, Jawa Timur, merupakan bentuk pertunjukan rakyat yang khas, yang ditandai dengan pola ritmik yang kuat, teknik permainan kendang yang dinamis, dan nilai-nilai komunal yang lekat. Namun demikian, perubahan preferensi hiburan kontemporer dan praktik pertunjukan secara perlahan telah mengurangi keterlibatan publik dengan tradisi ini. Hal ini menciptakan kebutuhan akan pendekatan artistik yang inovatif untuk melestarikan identitas musikalnya sekaligus menjadikannya relevan bagi penonton modern. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah komposisi musik programatik berjudul Jar Dor, yang menginterpretasi ulang karakteristik musikal esensial dari Jaranan Dor melalui kerangka komposisi kontemporer tanpa mengabaikan akar tradisionalnya.

 

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian artistik (penciptaan seni), yang mengintegrasikan stimulus auditori dan visual, eksplorasi musikal, eksperimentasi, komposisi, latihan, dan evaluasi pertunjukan di sepanjang proses kreatifnya. Motif ritmik tradisional, warna suara instrumen, dan estetika pertunjukan dieksplorasi dan ditransformasi secara sistematis ke dalam sebuah komposisi musik terstruktur yang menggabungkan elemen-elemen gamelan Jawa Timur dengan pemikiran orkestral kontemporer.

 

Karya yang dihasilkan menunjukkan bahwa energi ritmik yang khas dan identitas ekspresif dari Jaranan Dor dapat direkonstruksi menjadi sebuah bentuk seni baru dengan tetap mempertahankan keaslian budayanya. Proses kreatif ini juga mengungkapkan bahwa inovasi dalam musik tradisional tidak mengharuskan peninggalan atas konvensi-konvensi yang telah mapan; sebaliknya, inovasi dapat muncul melalui interpretasi ulang, adaptasi kontekstual, dan pengembangan komposisi yang cermat. Penelitian ini berkontribusi pada wacana penciptaan seni dengan menawarkan model alternatif untuk pengembangan musik tradisional Indonesia melalui komposisi programatik, yang pada akhirnya mendukung keberlanjutan warisan musik lokal dan memperluas peluang bagi ekspresi seni kontemporer yang berakar pada tradisi daerah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2026-06-10

Cara Mengutip

al fathurrouzi, rizky, & Agung Sugito, T. (2026). Menerjemahkan Ulang Menerjemahkan Ulang Jaranan Dor melalui Komposisi Musik Programatik: Sebuah Penciptaan Artistik Berdasarkan Pertunjukan Rakyat Lamongan: 1. PENGANTAR, 2. METODE, 3. HASIL DAN DISKUSI, 4. KESIMPULAN, 5. REFERENSI. APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan, 14(1), 23–37. Diambil dari https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/apron/article/view/80970
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0