Akulturasi Budaya Dalam GARAP KOREOGRAFI TARI KEMBANG JEPUN KARYA DIAZTIARNI
Abstrak
Kawasan Kembang Jepun di Surabaya Utara merupakan wilayah multikultural tempat harmonisnya interaksi etnis Tionghoa, Arab, dan Arek Suroboyoan. Kondisi sosiologis dan sejarah pluralitas yang damai ini menginspirasi koreografer Diaztiarni untuk menciptakan Tari Kembang Jepun sebagai representasi visual keharmonisan multietnis sekaligus media promosi budaya Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses akulturasi budaya yang terdapat dalam garap koreografi serta mengungkapkan elemen-elemen Tari Kembang Jepun karya Diaztiarni. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis data dengan triangulasi. Hasilnya menunjukkan: proses pembuatan koreografer tari Kembang Jepun dilakukan melalui tiga tahap utama, yaitu eksplorasi, improvisasi, dan komposisi. Akulturasi budaya lintas etnis secara nyata terungkap dalam elemen-elemen tari, meliputi: pola gerak, iringan musik, tata rias dan busana, serta properti. Tari Kembang Jepun karya Diaztiarni bukan sekadar hiburan visual, melainkan sebuah karya seni pertunjukan yang berhasil menyatukan karakteristik ragam budaya etnis Tionghoa, Arab, dan tradisi Arek Suroboyoan untuk membuktikan secara nyata bahwa perbedaan suku dan latar belakang budaya di Surabaya Utara dapat melebur serta hidup berdampingan secara damai, rukun, dan harmonis.
Kata Kunci: Akulturasi Budaya, Garap, Koreografi, Tari Kembang Jepun
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Abstract views: 0








