Tradisi Ngalap Berkah di Makam Mbah Prawiro Kusumo Dusun Pundensari Kabupaten Trenggalek

  • Adella Adriana Dewi adella.17020114032@mhs.unesa.ac.id
  • Yohan Susilo UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Abstract

Masyarakat di jaman modern condong mengutamamkan nalar pikir, logika dan rasionalitas. Namun di sisi lain sistem religi kepercayaan rakyat masih tetap berlangsung berdampingan dengan kemajuan jaman. Akibat dari adanya aktivitas religi tersebut, teridentifikasilah sebuah bentuk tradisi yang masih aktif dilaksanakan di Dusun Pundensari Trenggalek. Tradisi tersebut tidak lain adalah ngalap berkah yang berlangsung di makam sesepuh dusun yang juga diyakini sebagai tentara Pangeran Diponegoro yaitu Mbah Prawiro Kusumo. Tradisi ini menarik untuk dijadikan objek penelitian karena mengandung nilai historis mengenai cikal bakal daerah yang belum banyak diketahui oleh masyarakat setempat. Penelitian ini merupakan penelitian budaya yang menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan kajian folklor sebagian lisan. Sumber data penelitian ini adalah kata-kata, tindakan, dan dokumen hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian ditranskrip. Data diolah dengan cara reduksi data, data display, lalu memberikan simpulan serta interpretasi dan diverifikasi kebenarannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) asal mula TNBMPK, (2) prosesi TNBMPK, (3) peranti TNBMPK beserta simbol dan maknanya, dan (4) fungsi TNBMPK. Penelitian ini diharapkan bisa dijadikan sebagai sarana dokumentasi tradisi lokal supaya nantinya tidak hilang ditinggalkan masyarakat pendukungnya.

 

Kata Kunci: Tradisi, Ngalap Berkah, Foklor

Published
2021-07-23