Proses Afiksasi Bahasa Jawa Pada Novel Wedhus Gembel Gunung Merapi Karya Suci Hadi Suwita (Kajian Morfologi)

  • Auliyah Firdama Yanti UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
  • Surana Surana UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Abstract

Proses afiksasi merupakan bagian dari proses morfologi yang disebut juga sebagai proses pengimbuhan. Dalam proses afiksasi ini ada empat jenis bagian yaitu prefiks, infiks, sufiks, dan konfiks. Proses afiksasi ini akan dianalisis menggunakan teori morfologi. Rumusan masalah yang akan dianalisis dalam artikel ini ada dua, yaitu (1) bagaimana penggunaan afiksasi di dalam novel wedhus gembel gunung merapi karya Suci Hadi Suwita?, dan (2) bagaimana wujud makna penggunaan afiksasi di dalam novel wedhus gembel gunung merapi karya Suci Hadi Suwita?. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) untuk mengetahui bagaimana penggunaan afiksasi di dalam novel wedhus gembel gunung merapi karya Suci Hadi Suwita, dan (2) untuk mengetahui bagaimana wujud makna afiksasi di dalam novel wedhus gembel gunung merapi karya Suci Hadi Suwita. Manfaat penelitian yaitu supaya dapat memberi pengetahuan kepada masyarakat pembaca mengenai proses afiksasi dan menjadi sarana informasi bagi para peneliti selanjutnya. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Sumber data berupa novel berjudul wedhus gembel gunung merapi karya suci hadi suwita. Data berupa kata-kata di dalam novel wedhus gembel gunung merapi karya Suci Hadi Suwita yang telah dikumpulkan menggunakan teknik catat. Hasil penelitian ditemukan bagian afiks berupa prefiks, infiks, sufiks, dan konfiks. Penggunaan afiks pada novel wedhus gembel gunung merapi karya Suci Hadi Suwita menyebabkan kata-kata yang ditambah afiks berubah arti dari kata dasarnya. Begitu juga wujud makna kata ketika mendapat afiks berubah dari makna dasarnya. Namun ditemukan pula beberapa kata yang tidak berubah dari makna dan arti dari kata dasar.

 

Kata Kunci : afiksasi, prefiks, infiks, sufiks, konfiks

Published
2021-07-28