Alih Kode Campur Kode dalam Dialog Film Sultan Agung

  • Afrizal Hairul Mahardika UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
  • Udjang Pairin UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Abstract

Abstrak

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menjelaskan bentuk serta faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode di dalam dialog Film Sultan Agung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik untuk mengumpulkan data di dalam film ini ada dua cara yaitu teknik menyimak dan teknik mencatat. Teknik menyimak yaitu melihat film dengan media laptop atau HP. Sedangkan teknik mencatat yaitu menulis data (alih kode dan campur kode) hasil dari menyimak atau melihat Film Sultan Agung lalu data tersebut diklasifikasikan menjadi data alih kode dan data campur kode. Setelah pengumpulan data, peneliti mengolah data. Ada dua data untuk mengolah data yang terperinci dan jelas, yaitu transkip data dan klasifikasi data.

Hasil penelitian yang ditemukan yaitu alih kode dan campur kode. Alih kode yang terjadi yaitu alih kode dari bahasa ngoko ke dalam bahasa krama, alih kode dari bahasa krama ke dalam bahasa ngoko, alih kode dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa, dan alih kode dari bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia. Faktor yang memengaruhi terjadinya alih kode tersebut yaitu (1) mitra tutur, (2) pokok pembicaraan, (3) maksud dan tujuan bicara. Peristiwa campur kode juga ditemukan pada film ini. Bentuk campur kode yang terjadi berupa frasa, klausa, dan sisipan kata. Faktor yang memengaruhi terjadinya campur kode yaitu (1) terbatasnya penggunaan kode, (2) kebiasaan, dan (3) maksud dan tujuan bicara.

 

Kata kunci: alih kode, campur kode, film.

 

Published
2021-07-29