KEKERASAN TERHADAP WANITA PENGHIBUR DALAM NOVEL "KUPU WENGI MBANGUN SWARGA" DAN NOVEL "RE: DAN PEREMPUAN" (Kajian Sastra Bandingan)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekerasan terhadap tokoh wanita penghibur yang terdapat dalam novel. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan sastra bandingan. Sastra bandingan merupakan penelitian yang tidak hanya mencari persamaan dan perbedaan antar karya sastra secara tekstual, namun juga mengetahui latar belakang sosial budaya yang mempengaruhi lahirnya sebuah teks. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya kekerasan yang dialami oleh wanita penghibur, diantaranya adalah kekerasan fisik, kekerasan psikis dan kekerasan seksual. Sehingga dapat dikatakan bahwa pekerjaan sebagai wanita penghibur merupakan pekerjaan dengan risiko besar. Oleh sebab itu, kita sebaiknya memandang sesuatu melalui dua sisi. Bukan hanya memandang seseorang melalui pekerjaannya, atau penampilan luarnya karena yang tampak dari luar belum tentu sama dengan yang ada di dalamnya. Salah satu cara untuk memandang seseorang secara dua sisi adalah dengan mengenalnya. Dengan mengenalnya, kita dapat mengetahui cerita, kebahagiannya, kesedihannya, dan penderitaannya sehingga kita dapat lebih berhati-hati dalam memberikan penilaian terhadap seseorang.
Kata kunci: kekerasan, sastra bandingan, wanita penghibur
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section

