Relevansi Nilai Perjuangan Rakyat Jawa Dalam Babad Diponegoro Dengan Aksi “Indonesia Gelap 2025”
DOI:
https://doi.org/10.26740/job.v22n2.p1-21Abstract
Penelitian ini membahas relevansi nilai-nilai perjuangan Babad Diponegoro dengan aksi sosial kontemporer berjudul Indonesia Gelap 2025. Melalui pendekatan sosiologi sastra dan kerangka strukturalisme genetik Lucien Goldmann, penelitian ini memandang teks sejarah tidak sekadar sebagai narasi masa lampau, tetapi sebagai representasi visi dunia kolektif rakyat Jawa dalam menghadapi ketidakadilan kolonial. Nilai-nilai seperti keberanian, pengorbanan, solidaritas, dan spiritualitas yang tertuang dalam naskah tersebut dianalisis secara intertekstual dengan ekspresi perjuangan mahasiswa dalam Aksi Indonesia Gelap 2025, yang dipicu oleh pemangkasan drastis anggaran pendidikan oleh negara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap naskah Babad Diponegoro serta dokumentasi aksi kontemporer berupa orasi, media daring, dan unggahan sosial media. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesinambungan ideologis antara struktur perjuangan rakyat Jawa pada masa kolonial dan bentuk resistensi digital serta fisik masyarakat modern. Temuan ini mempertegas bahwa nilai-nilai budaya lokal dapat berfungsi sebagai fondasi etis dalam membangun kesadaran kritis dan solidaritas kolektif dalam menghadapi ketidakadilan struktural masa kini. Dengan demikian, kajian ini memperkuat pentingnya pembacaan ulang teks-teks sejarah dalam upaya membangun nalar perlawanan yang berakar pada identitas budaya.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0











