Makna Simbolisme Warna Darah Pada Peperangan Subali Melawan Maesasura dalam Serat Lokapala

Authors

  • Anita Nisa Fauziyah Anita Nisa Fauziyah Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/job.v22n3.p75-86

Abstract

Serat Lokapala merupakan naskah Jawa kuno yang digubah oleh Raden Ngabehi Sindusastra yang di dalamnya mengisahkan mengenai sejarah para raja di pulau Jawa. Selain itu juga diceritakan kisah Subali dan Sugriwa yang berperang melawan raja Kiskendha, yakni Maesasura yang pada akhirnya timbul kesalahpahaman antara keduanya atas kesepakatan simbol warna darah sebagai pertanda hasil peperangan. Penelitian ini akan membahas mengenai, makna simbolisme warna darah terhadap tanda bukti menang kalahnya peperangan antara Subali melawan Maesasura dalam Serat Lokapala. Tujuan penelitian ini yakni menguraikan pemahaman makna serta korelasi simbolisme warna darah terhadap tanda bukti menang kalahnya peperangan antara Subali melawan Maesasura dalam Serat Lokapala. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan teori Filologi dan Semiotika oleh Ferdinand de Saussure. Hasil dari penelitian ini dapat memberikan gambaran terkait makna dan korelasi simbolisme warna darah terhadap tanda bukti menang kalahnya peperangan antara Subali melawan Maesasura dalam Serat Lokapala.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Anita Nisa Fauziyah, A. N. F. (2026). Makna Simbolisme Warna Darah Pada Peperangan Subali Melawan Maesasura dalam Serat Lokapala. Jurnal Online Baradha, 22(3), 75–86. https://doi.org/10.26740/job.v22n3.p75-86
Abstract views: 15 , PDF Downloads: 12