Studi Perbandingan Performa Aplikasi Web Monolitik dan Microservice Berbasis Apache Kafka

Main Article Content

Yusuf Christian
Rahadian Bisma

Abstract

Perkembangan sistem teknologi informasi menjadi salah satu alasan dan upaya untuk mengantisipasi adanya tantangan yang dapat berdampak langsung kepada kualitas layanan sebuah sistem. Pembuatan aplikasi tidak terlepas dari sebuah perancangan dan desain aplikasi itu sendiri. Terdapat dua cara perancangan sebuah infrastruktur aplikasi, yaitu monolitik dan microservice. Pada sistem monolitik pengujian dan perbaikan error sangat sulit, karena sistem tersebut tidak dapat dipisahkan dan dilokalisasikan. Sedangkan dalam sistem microservice sistemnya terpisah dan sangat independen, fokus untuk menyelesaikan tugas-tugas yang ringan, cara kerjanya yang modular, serta sangat cocok untuk sistem yang dinamis dan konstan dalam perkembangannya. Setiap layanan yang dibuat pada microservice juga bisa menggunakan teknologi yang berbeda.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan perbandingan performa aplikasi web monolitik dan microservice. Pengujian dilakukan dengan cara memberikan beban request yang dikirimkan dari aplikasi stress tool kepada server. Pengujian dilakukan dengan menggunakan pola ramp, yaitu pola yang memberikan beban yang meningkat seiring berjalannya waktu hingga batas yang telah ditentukan.
Dari hasil pengujian yang dilakukan, performa aplikasi web microservice lebih baik dibanding dengan aplikasi web monolitik karena dapat menerima load yang lebih besar. Meskipun memiliki performa yang lebih baik, aplikasi web microservice menggunakan resource CPU yang lebih tinggi dibandingkan dengan aplikasi web monolitik.


Kata Kunci — sistem, perbandingan, performa, Microservice, Monolitik.

Article Details

Section
Articles