PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI PANCASILA SEBAGAI ENTITAS DAN IDENTITAS UNTUK SISWA KELAS X DKV SMK MAHARDHIKA SURABAYA
bahasa Indonesia
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap
kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Pancasila sebagai entitas dan identitas bangsa. Penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berupa pretest posttest control group
design. Subjek penelitian terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing masing berjumlah 28 dan
30 siswa. Instrumen penelitian meliputi te s berpikir kritis, angket, dan lembar observasi yang telah melalui uji
validitas serta reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis pada
kedua kelompok. Rata rata pretest kelas eksperimen sebesar 60,36 meningkat m enjadi 80,36 pada posttest,
sedangkan kelas kontrol meningkat dari 60,33 menjadi 77,83. Hasil uji paired sample t test pada kelas
eksperimen memperoleh nilai t sebesar 11,896 dengan signifikansi 0,000 (< 0,05). Uji independent sample t test
pada posttest m enunjukkan nilai signifikansi 0,002 (< 0,05), yang menandakan adanya perbedaan antara kedua
kelompok. Perhitungan effect size memperoleh nilai 0,89 yang termasuk kategori tinggi. Selain itu, hasil angket
persepsi siswa terhadap PBL mencapai 82,44% dengan k ategori sangat sesuai, sedangkan hasil observasi
keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan aktivitas guru sebesar 86,67% (sangat baik) dan aktivitas siswa
sebesar 65% (baik). Dengan demikian, model Problem Based Learning memberikan pengaruh yang signifikan
d an kuat terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Kata kunci
: Berpikir Kritis, Pancasila, Pembelajaran, Problem Based Learning, K uasi Eksperimen.
Downloads
Downloads
Published
Versions
- 2026-05-13 (2)
- 2026-05-07 (1)
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 8
,
PDF Downloads: 1