PENGARUH MODEL CASE BASED LEARNING (CBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI DAMPAK SOSIAL INFORMATIKA KELAS X DKV DI SMK NEGERI 13 SURABAYA
bahasa Indonesia
Abstract
ABSTRAK
Pembelajaran Informatika dengan pendekatan deep learning bertujuan mengembangkan pemahaman konsep secara mendalam, reflektif, dan bermakna. Namun, pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan kemampuan berpikir kritis peserta didik belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model Case Based Learning (CBL) serta menganalisis pengaruh penerapannya terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi Dampak Sosial Informatika. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain pretest-posttest nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 peserta didik kelas X Desain Komunikasi Visual SMKN 13 Surabaya yang terdiri atas 30 peserta didik kelas eksperimen dan 30 peserta didik kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis berupa pretest dan posttest serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent Samples t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Nilai signifikansi pretest sebesar 0,949 (>0,05) menunjukkan tidak terdapat perbedaan kemampuan awal antarkelas, sedangkan nilai signifikansi posttest sebesar 0,001 (<0,05) menunjukkan adanya perbedaan kemampuan berpikir kritis yang signifikan setelah perlakuan. Dengan demikian, penerapan model Case Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi Dampak Sosial Informatika kelas X di SMKN 13 Surabaya.
Kata kunci: Case Based Learning, kemampuan berpikir kritis, Dampak Sosial Informatika,Informatika.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 2
,
PDF Downloads: 0