PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM-BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X DALAM PEMBELAJARAN TAHAPAN PENELITIAN SEJARAH DI SMKS YPM 2 TAMAN
bahasa Indonesia
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas X dalam pembelajaran Tahapan Penelitian Sejarah di SMKS YPM 2 Taman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe pretest-posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 56 siswa yang terdiri atas 28 siswa pada kelas eksperimen dan 28 siswa pada kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan berpikir kritis, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, Independent Sample t-Test, dan effect size (Cohen's d). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa, ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (<0,05). Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 80,64 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 69,36. Nilai effect size sebesar 0,925 menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning memberikan pengaruh yang besar terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, model Problem Based Learning efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi Tahapan Penelitian Sejarah.
Kata Kunci: Problem Based Learning, keterampilan berpikir kritis, pembelajaran sejarah, quasi experimental, Tahapan Penelitian Sejarah.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 1
,
PDF Downloads: 3