ANALISIS KEKUATAN IMPAK PADA KOMPOSIT HIBRIDA BERBASIS SERAT SABUT KELAPA DAN SERAT KULIT JAGUNG DENGAN PERLAKUAN PERENDAMAN NaOH SERTA MENGGUNAKAN RESIN EPOXY
Abstract
Banyak nya material plastik yang diaplikasikan pada sistem bumper mobil, dan bodi kendaaraan membuat penggunaan plastik tersebut terkadang masih membutuhkan kekuatan dan ketangguhan yang lebih dan terbilang tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu perlu pengembangan penggunaan material komposit yang ramah lingkungan dan biasa didaur ulang seperti komposit serat alam. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan metode kuantitatif. Material komposit pada penelitian ini terdiri dari campuran resin bisphenol A-epichlorohydin sebagai matriks dan serat sabut kelapa , serat kulit jagung sebagai filler . Proses pembuatan komposit menggunakan variasi fraksi volume serat dengan persentase 10%SK:30% SJ, 20%SK: 20SJ, dan 30%SK : 10%SJ dan dan lama waktu perendaman larutan NaOH 5% selama 2 jam dan 4 jam. Hasil pengujian spesimen dan analisis data diketahui bahwa kekuatan impak tertinggi diperoleh pada variasi fraksi volume serat 30SK : 10%SJ dan lama waktu perendaman NaOH 2 jam, yaitu sebesar 0,260J/mm2 , Sedangkan nilai kekuatan impak terendah didapatkan oleh material komposit dengan variasi fraksi volume 10%SK : 30% SJ dan dan lama waktu perendaman NaOH 4 jam, yaitu sebesar 0,215J/mm2. Perbandingan frkasi volume 30% SK:10%SJ memiliki kekuatan impak yang tinggi dari pada 10%SK: 30%SJ , demikian lama waktu perendaman NaOH 2 jam memiliki kekuatan yang lebih merata di segala arah serat. daripada perendaman NaOH selama 4 jam.
.Kata Kunci: Alkalisasi, Fraksi Volume, komposit hibrid,Serat Sabut Kelapa, Serat Kulit Jagung
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section

