PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PERBAIKAN PERALATAN LISTRIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DI SMK MUHAMMADIYAH 2 TAMAN SIDOARJO

  • MOCHAMMAD SYAIFUDIN
  • EUIS ISMAYATI

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Kelayakan yang dimaksud dalam penelitian ini ialah kevalidan, keefektifan dan kepraktisan. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja siswa (LKS), dan lembar penilaian (LP). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research & Development (R&D) yang telah disesuaikan dengan keadaan lapangan. Tahap-tahap dalam penelitian ini meliputi: (1) studi pendahuluan, (2) merancang desain pembelajaran, (3) validasi dan revisi, dan (4) uji coba empiris dan revisi. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest.

Kelayakan perangat pembelajaran ditinjau dari aspek kevalidan diperoleh hasil sebagai berikut:(1) RPP perawatan dan perbaikan setrika listrik mendapatkan rata-rata 84,4% diketegorikan sangat valid; (2) Modul perawatan dan berbaikan setrika listrik dan hairdreyer listrik mendapatkan rata-rata 83,3% diketegorikan sangat valid; (3) LP afektif mendapatkan rata-rata 83,5% diketegorikan sangat valid; (4) LP kognitif mendapatkan rata-rata 83,3% diketegorikan sangat valid; (5) LP psikomotor mendapatkan rata-rata 84,9% berkategori sangat valid. Kelayakan perangkatat pembelajaran ditinjau dari aspek keefektifan diperoleh hasil sebagai berikut: (1) hasil belajar afektif mendapatkan dua hasil meliputi sikap spiritual dan sikap sosial mendapatkan rata-rata 84; (2) hasil belajar kognitif dinyatakan sangat efektif dengan rata-rata kelas sebesar 80,3. Dari hasil uji statistika menggunakan Paired sample t test diperoleh th = 41,339> ttabel= 1,70; (3) hasil belajar psikomotor dinyatakan sangat efektif dengan rata-rata kelas sebesar 81,8. Dari hasil uji statistika menggunakan One-Sample Test diperoleh th = 5,227> ttabel= 1,70 dengan taraf signifikansi (α) sebesar 0,01. Sehingga H0 ditolak, artinya rata-rata hasil belajar siswa lebih besar dari kriteria ketuntasan minilan (KKM) yaitu 75.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran Perbaikan Peralatan Listrik menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di SMK Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo dinyatakan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Dari penjabaran di atas dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat dinyatakan layak ditinjau dari aspek kevalidan, keefektifan dan kerpraktisan.

Kata kunci: perangkat pembelajaran, kevalidan, keefektifan, kepraktisan.

Published
2019-05-06
Section
Articles
Abstract View: 36
PDF Download: 20