HUBUNGAN BERAT BADAN DENGAN KEMAMPUAN LONCAT VERTIKAL PADA SISWA EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI SMAN 1 WONOAYU
Keywords:
berat badan, loncat vertikal, bolavoliAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara berat badan dan kemampuan loncat vertikal pada siswa ekstrakurikuler bolavoli SMAN 1 Wonoayu. Loncat vertikal merupakan komponen fisik penting dalam permainan bolavoli, khususnya untuk melakukan smash, block, dan servis lompat. Berat badan dipahami sebagai salah satu faktor antropometri yang dapat memengaruhi kualitas tolakan vertikal, di mana peningkatan massa tubuh berpotensi menghambat akselerasi gerak dan penyaluran tenaga eksplosif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 20 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli secara aktif. Instrumen yang digunakan meliputi timbangan digital untuk mengukur berat badan dan tes vertical jump untuk menilai kemampuan loncat vertikal dalam satuan sentimeter. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan uji korelasi Kendall’s Tau-b karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi sebesar –0,819 dengan signifikansi 0,000, yang berarti terdapat hubungan sangat kuat dan signifikan antara berat badan dan kemampuan loncat vertikal. Koefisien negatif menunjukkan bahwa semakin tinggi berat badan siswa, semakin rendah kemampuan loncat vertikal yang dihasilkan. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian sebelumnya yang menjelaskan bahwa massa tubuh berlebih meningkatkan resistensi terhadap gaya dorong vertikal, sehingga mengurangi performa eksplosif. Penelitian ini menegaskan pentingnya menjaga berat badan ideal bagi siswa yang terlibat dalam olahraga yang menuntut daya ledak tinggi. Pelatih disarankan memberikan program latihan dan monitoring kondisi fisik yang membantu mengoptimalkan performa loncat vertikal siswa.
Downloads
References
Agatha, P. B. D., Parwata, I. M. Y., & Yasa, I. M. A. (2022). Hubungan Indeks Massa Tubuh Overweight dengan Daya Ledak Otot Tungkai dalam Olahraga Lompat Jauh Gaya Jongkok pada Siswa Laki- Laki di Sma Negeri 8 Denpasar. Jurnal Segar, 10(2), 68–77. https://doi.org/10.21009/segar/1002.03
Ardiansyah, R. T., Setiawan, D., & Farhanto, G. (2024). Analisis Biomekanika Jarak Langkah Take Off Pada Lompat Jauh. Jurnal Olahraga Dan Kesehatan Indonesia, 4(2), 171–177. https://doi.org/10.55081/joki.v4i2.2855
Aristiyanto, A., Pontang, G. S., Sukarno, S., & Ardiansyah, I. (2021). Pengaruh Circuit Training Terhadap Indeks Masa Tubuh Dan Kebugaran Jasmani Atlet Hockey Kabupaten Semarang. Nutrizione: Nutrition Research And Development Journal, 1(2), 13–21. https://doi.org/10.15294/nutrizione.v1i2.51757
Awaluddin, Bachtiar, I., Hasanuddin, M. I., & Reza, M. (2023). Optimasi Hasil Belajar Passing Sepakbola melalui Metode Latihan Diamond Pass. Journal of Sport Coaching and Physical Education, 8(2), 159–165. https://doi.org/10.15294/jscpe.v8i2.75545
Borràs, X., Balius, X., Drobnic, F., & Galilea, P. (2011). Vertical Jump Assessment on Volleyball: A Follow-Up of Three Seasons of a High-Level Volleyball Team. Journal of Strength and Conditioning Research, 25(6), 1686–1694. https://doi.org/10.1519/JSC.0b013e3181db9f2e
Daryono, Sena, I. A., Made, N. R. W. S. L., Yoga, I. P. M., & Kharismawan, P. (2023). Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Tinggi Lompatan Pada Pemain Basket. Jurnal Penjakora, 10(2), 154–162. https://doi.org/10.23887/jurnalpenjakora.v10i2.67054
Holt, B. W., & Lambourne, K. (2008). The impact of different warm-up protocols on vertical jump performance in male collegiate athletes. J Strength Cond Res, Jan;22(1), 226–229. https://doi.org/10.1519/JSC.0b013e31815f9d6a
Iqbal, M., & Suripto, A. W. (2023). Pengaruh Latihan Sirkuit terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Ekstrakurikuler Bola Basket SMA Negeri 3 Cirebon. Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 4, 316–326. https://doi.org/10.15294/inapes.v4i0.62440
Maulana, M. I. A., & Wahyudi, A. (2020). Pengaruh Latihan Lompat Katak dan Multiple Box to Box Jump Terhadap Hasil Belajar Smash Ekstrakurikuler Bola Voli SMA. Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 1(2), 515–520. https://doi.org/10.15294/inapes.v1i2.42857
Naswiranto, Bayu, W. I., & Victorian, A. R. (2024). Pengaruh Latihan Plyometric Barrier Hops Terhadap kemampuan Daya Ledak Otot Tunggal Pada siswa ekstrakurikuler bola voli. Journal of Sport Science and Fitness, 9(2), 128–135. https://doi.org/10.15294/jssf.v9i2.76132
Pratama, L. F., & Wahyudi, A. (2022). Pengaruh Latihan Skipping dan Naik Turun Tangga Terhadap Tinggi Loncatan Pada Atlit Bola Voli Klub Tunas Kabupaten Tegal. Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 3(1), 92–96. https://doi.org/10.15294/inapes.v3i1.54252
Saputra, M. F., Awaluddin, A., Rusli, K., & Ismail, A. (2021). Profil Kebugaran Jasmani Siswa Pasca Pandemi. Jurnal Olahraga Dan Kesehatan Indonesia, 2(1), 52–60. https://doi.org/10.55081/joki.v2i1.546
Saraswati, N., & Kusumaningati, W. (2022). Hubungan Status Gizi dengan Power Atlet Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Jakarta. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 3(2), 55. https://doi.org/10.24853/mjnf.3.2.55-61
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Syifa, U., & Hanani, E. S. (2024). Profil Kesegaran Jasmani Siswa Putra Kelas X SMK N Jateng Di Semarang. Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 5(2), 549–557. https://doi.org/10.15294/inapes.v5i2.6847
Yani, M., Azhari, A., Ilzana, T. M., & Bastian, F. (2022). Korelasi status gizi dengan kebugaran calon atlit olahraga sepeda (Talent scouting). AcTion: Aceh Nutrition Journal, 7(2), 214. https://doi.org/10.30867/action.v7i2.822
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 1
