UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI MELALUI METODE CIRCUIT TRAINING TERHADAP SISWA KELAS 5C SDN PAKIS VIII

Main Article Content

Siti Rizka Dwi Amalia

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan modal dasar yang menentukan kualitas belajar, konsentrasi, dan kesehatan anak usia sekolah dasar, namun kenyataan di lapangan menunjukkan tren penurunan tingkat aktivitas fisik anak akibat gaya hidup sedenter dan dominasi pembelajaran berbasis layar. Penelitian ini bertujuan mengkaji sejauh mana penerapan metode circuit training mampu meningkatkan derajat kebugaran jasmani siswa kelas 5C SDN Pakis VIII Surabaya, sekaligus menelaah dampak dan upaya implementasinya dalam konteks pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah dasar. Penelitian dirancang menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek seluruh siswa kelas 5C yang berjumlah 30 orang. Instrumen pengumpulan data berupa Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang dimodifikasi untuk usia 10–12 tahun, lembar observasi keaktifan siswa, dan dokumentasi proses pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan circuit training yang dirancang secara bertahap, terstruktur dalam pos-pos latihan, dan disesuaikan dengan prinsip Frequency, Intensity, Time, Type (FITT) memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan komponen kebugaran jasmani siswa, baik pada aspek daya tahan kardiorespirasi, kekuatan otot, kelincahan, maupun fleksibilitas. Selain peningkatan capaian fisik, metode ini juga terbukti meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, dan kedisiplinan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Artikel ini merekomendasikan agar guru PJOK menjadikan circuit training sebagai salah satu strategi pembelajaran rutin yang diintegrasikan dengan prinsip variasi dan kegembiraan agar keberlanjutan program kebugaran jasmani di sekolah dasar dapat terjaga.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles 1

References

Achroni, K. (2012). Mengoptimalkan tumbuh kembang anak melalui permainan tradisional. Javalitera.

Adiputra, D. K., & Heryadi, Y. (2021). Meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar. Dikutip dalam Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU). https://institutpermatamandalika.com/index.php/MADU/article/download/227/135

Anggreyani, D. (2023). Strategi pembelajaran dalam pendidikan jasmani. JPKO: Jurnal Pendidikan dan Kepelatihan Olahraga, 1(02), 53–61.

Dimyati, M., Gustiawati, R., & Rahayu, E. T. (2022). Pengembangan model latihan sirkuit berbasis teknik permainan bola voli dalam ekstrakurikuler pada usia (13–15 tahun). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(21), 74–87. https://doi.org/10.5281/zenodo.7272811

Hassan, M. I., & Nurharsono, T. (2022). Pengaruh circuit training terhadap peningkatan kebugaran jasmani anak usia 10-12 tahun di SSB Cambug Kota Semarang. Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 3(2). https://doi.org/10.15294/inapes.v3i2.62181

Heldawati, R., Irianto, T., & Dirgantoro, E. W. (2022). Analisis kebugaran jasmani dari aspek durasi olahraga pada peserta didik SMP Negeri 2 Martapura Kabupaten Banjar. STABILITAS: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 3(1), 46–53. https://doi.org/10.20527/mpj.v3i1.1543

Jurnal Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang. (2024/2025). Pengaruh circuit training dengan pos terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa kelas V SD Negeri 050707 Telaga Jernih tahun ajaran 2024/2025. https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/5797

Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU). (2023). Efektivitas model pembelajaran kooperatif Jigsaw dalam upaya peningkatan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar. https://institutpermatamandalika.com/index.php/MADU/article/download/227/135

Jurnal Prestasi Olahraga. (2023). Pengaruh latihan circuit training terhadap kebugaran jasmani siswa SDN 2 Candisari Lamongan. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/76410

Mustafa, P. S., & Gusdiyanto, H. (2024). Monograf latihan sirkuit berbasis neurosains.

Prastyawan, R. R., & Pulungan, K. A. (2022). Signifikansi kebugaran jasmani terhadap prestasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 18(2), 185–193. https://doi.org/10.21831/jpji.v18i2.55859

Pratiwi, A. S., Nugraheni, W., & Maulana, F. (2023). Identifikasi kebugaran jasmani siswa SMK: Dampak penghapusan mata pelajaran PJOK. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(4), 1719–1725. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i4.5774

Roisuddin, A., Sudarso, Supriadi, J., & Sunanto, D. (2023). Penelitian tindakan kelas upaya meningkatkan kebugaran jasmani pada komponen kecepatan dan kelincahan melalui permainan pada siswa kelas XI IPA 5. Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga, 3(2), 139–152. https://doi.org/10.55081/jumper.v3i2.992

Saputra, I. (2015). Pengaruh metode circuit training terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa putra kelas Va dan Vb Sekolah Dasar Negeri Kampung Pajak Kabupaten Labuhan Batu Utara. Kinabalu, 11(2), 305–322.

Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: Metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (mixed method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910.

Mutaqin. (2018). Upaya meningkatkan kebugaran jasmani melalui circuit training. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 14(1). https://doi.org/10.21831/jpji.v14i1.21339