PENGARUH VARIASI DIAMETER UJUNG NOSSEL TERHADAP DAYA DAN EFISIENSI TURBIN PELTON

  • Andi Dwi Fernanda Universitas Negeri Surabaya
  • Priyo Heru Adiwibowo Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Kebutuhan energi listrik di Indonesia semakin lama semakin meningkat baik dari kalangan industri maupun rumah tangga. Hal ini dapat menyebabkan menipisnya sumber energi disetiap tahunnya. Oleh karena itu dibutuhkan sumber energi alternatif pengganti energi fosil yang semakin menipis yaitu menggunakan energi dari alam. Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) merupakan salah satu contoh sumber energi alternatif yang memiliki kelebihan ramah lingkungan, biaya operasional murah dan dapat menekan kebutuhan bahan bakar fosil. Salah satu contohnya adalah turbin pelton yang memanfaatkan energi potensial air untuk diubah menjadi energi listrik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi diameter ujung nossel terhadap daya dan efisiensi turbin pelton. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Dengan memvariasikan diameter ujung nossel yaitu 8 mm, 10 mm, dan 12 mm yang akan diuji dengan variasi kapasitas air sebesar 12 LPM, 16 LPM dan 20 LPM dengan pembebanan 500 gram dan akan terus bertambah 500 gram sampai turbin berhenti berputar. Pada hasil penelitian didapatkan daya turbin tertinggi pada kapasitas air 20 LPM dengan diameter nossel 8 mm yaitu sebesar 2,508 Watt pada pembebanan 5000 gram. Kemudian efisiensi paling optimum terdapat pada kapasitas air 12 LPM dengan diameter nossel 12 mm pada pembebanan 1000 gram yaitu sebesar 57,51%. Sedangkan daya dan efisiensi terrendah terdapat pada nossel dengan diameter 12 mm pada kapasitas air 16 LPM yaitu sebesar 0,053 Watt dan nilai efisiensi sebesar 6,87% pada pembebanan 2500 gram.

 

The need for electrical energy in Indonesia is increasing both from industry and households. It’s because the depletion of energy sources every year. Therefore, alternative energy sources are needed to replace fossil energy which is running low, namely using energy from nature. Micro-hydro power plant PLTMH is an example of an alternative energy source that has advantages of being environmentally friendly, low operating costs so that it can reduce the need for fossil fuels. Pelton turbin is the one of them which are using potensial energi to be converted to electrical energy. The purpose of this study was to determine the influence of variations in the diameter of the nozzle tip on the power and efficiency of the Pelton turbine. This study uses an experimental method by varying the diameter of the nozzle tip, namely 8 mm, 10 mm, and 12 mm which will be tested with variations in water capacity of 12 LPM, 16 LPM and 20 LPM with a loading of 500 grams and will continue to increase by 500 grams until the turbine stops rotating. . The highest turbine power is produced at a water capacity of 20 LPM with a nozzle diameter of 8 mm, which is 2,508 Watt at a loading of 5000 grams. Then the most optimum efficiency is found in the water capacity of 12 LPM with a nozzle diameter of 12 mm at a loading of 1000 grams, which is 57.51%. While the lowest power and efficiency occur in the nozzle with a diameter of 12 mm at a water capacity of 16 LPM, which is 0.053 Watt and an efficiency value of 6.87% at a loading of 2500 grams.

Published
2021-08-03
Section
Articles
Abstract View: 15