Pengaruh Konsentrasi Mordan Kapur Dengan Zat Warna Daun Pacar Kuku (Lawsonia Inermis) Kering Terhadap Pewarnaan Kain Knit Cotton Dengan Teknik Tie Dye

  • SHELLA SETIANA

Abstract

 

Abstrak

 

Zat warna alam adalah zat pewarna yang berasal dari alam. Prinsip penerapan zat warna alam pada bahan yang cepat menyerap atau bersifat hidroskopis. Sehingga proses pewarnaan dapat diterapkan pada knit cotton. Untuk mempermudah proses penyerapan zat warna, dan jenis mordan yang sesuai adalah mordan kapur. Konsentrasi mordan kapur yang digunakan adalah 100gr/L, 150gr/L dan 225gr/L. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi mordan kapur terhadap hasil jadi tiedye pada sarung bantal kursi dengan metode pre mordanting. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dengan metode pengumpulan data observasi yang dilakukan oleh 30 observer. Variabel bebas penelitian ini adalah konsentrasi mordan kapur, yaitu 100gr/L, 150gr/L dan 225gr/L. sedangkan variabel terikatnya adalah hasil pewarnaan dengan teknik tiedye pada sarung bantal kursi. Analisis data menggunakan anava tunggal dengan bantuan program computer SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil jadi sarung bantal kursi dengan teknik tiedye menggunakan konsentrasi mordan kapur 100gr/L memiliki kategori cukup baik. Hal ini ditinjau dari aspek motif tiedye dengan nilai mean 3,23, aspek daya serap zat warna nilai mean 2,23, aspek ketajaman warna nilai mean 2,27. Hasil jadi sarung bantal kursi dengan teknik tiedye menggunakan konsentrasi mordan kapur 150gr/L memiliki kategori baik. Hal ini ditinjau dari aspek motif tiedye dengan nilai mean 2,83, aspek daya serap zat warna nilai mean 3,27, aspek ketajaman warna nilai mean 3,07. Hasil jadi sarung bantal kursi dengan teknik tiedye menggunakan konsentrasi mordan kapur 225gr/L memiliki kategori baik. Hal ini ditinjau dari aspek motif tiedye dengan nilai mean 2,63, aspek daya serap zat warna nilai mean 3,13, aspek ketajaman warna nilai mean 3,90. Berdasarkan jumlah mean pada setiap aspek dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh ketiga konsentrasi mordan kapur tersebut terhadap hasil jadi sarung bantal kursi dengan teknik tiedye. Hasil jadi sarung bantal kursi dengan teknik tiedye yang terbaik adalah dari aspek motif konsentrasi mordan kapur 100gr/L, aspek daya serap konsentrasi mordan kapur 150gr/L dan aspek ketajaman warna konsentrasi mordan kapur 225gr/L.

 

Kata kunci: Pewarna alam, pacarkuku, knit cotton.

 

 

Abstract

 

Natural dyes are dyes derived from nature. The principle of the application of natural dyes on the material that absorbs quickly or are hygroscopic. So that the dyeing process can be applied to a cotton knit. To simplify the process of absorption of dyes, and the appropriate type of mordant is mordant lime. Mordant concentration of lime used is 100gr / L, 150gr / L and 225gr / L. the purpose of this study was to determine the effect of the concentration of lime mordant so tiedye results on seat cushions with pre-mordanting method. This research includes experiments with research data collection methods observations made by 30 observers. The independent variables are the concentration of lime mordant, ie 100gr / L, 150gr / L and 225gr / L. while the dependent variable is the result of staining with tiedye techniques on seat cushions. Analysis of data using a single anava with the help of computer program SPSS. The results showed that the results so seat cushions with tiedye technique using lime mordant concentration of 100g / L had a pretty good category. It is observed from the aspect tiedye motif with a mean value of 3.23, the aspect of dye absorption mean value of 2.23, peaking aspects mean value of 2.27. Results so the seat cushions with tiedye technique using lime mordant concentration of 150gr / L had a good category. It is observed from the aspect tiedye motif with a mean value of 2.83, the aspect of dye absorption mean value of 3.27, the mean value of the color sharpness aspect 3.07. Results so the seat cushions with tiedye technique using lime mordant concentration of 225gr / L had a good category. It is observed from the aspect tiedye motif with a mean of 2.63, the aspect of dye absorption mean value of 3.13, peaking aspects mean value of 3.90. Based on the mean number on every aspect of it can be concluded that there is a third effect of the concentration of the lime mordant to the results so seat cushions with tiedye techniques. Results so the seat cushions with tiedye best technique is the aspect tiedye motif of 100gr/L, aspect of dye absorption of 150gr/L and color sharpness aspect of 225gr/L.

 

Keywords: natural dyes, lawsonia inermis, cotton knit

 

Published
2015-08-05
How to Cite
SETIANA, S. (2015). Pengaruh Konsentrasi Mordan Kapur Dengan Zat Warna Daun Pacar Kuku (Lawsonia Inermis) Kering Terhadap Pewarnaan Kain Knit Cotton Dengan Teknik Tie Dye. Jurnal Online Tata Busana, 4(3). https://doi.org/10.26740/jotb.v4n3.p%p
Abstract Views: 142
PDF Downloads: 233