ANALISIS PENGEMBANGAN E-MODUL PADA PEMBELAJARAN BIDANG KETERAMPILAN TATA BUSANA

  • Rosta Alannawa Universitas Negeri Surabaya
  • Lutfiyah Hidayati

Abstract

ABSTRAK - Guru atau lembaga sekolah memiliki tanggung jawab terhadap keberhasilan proses pembelajaran, masih banyak media pembelajaran yang kurang memadai. Siswa ataupun mahasiswa kesulitan memahami materi saat proses pembelajaran dan sangat bergantung pada guru sehingga membuat siswa kurang aktif dan mandiri saat belajar. Guru memerlukan pengembangan e-modul  sebagai media untuk mempermudah siswa agar pelajaran mudah di pahami dan menjadi lebih efektif karena dibantu oleh pengembangan e-modul. E-modul merupakan media pembelajaran yang praktis, menarik, dan interaktif, serta mampu menampilkan materi, gambar, video, dan audio secara bersamaan. Tujuanpenulisan artikel ini yaitu: (1) mengetahui model-modelpengembangane-modul pada pembelajaran bidang keterampilan tata busana, dan (2) mengetahui hasil tingkat validitas dan efektivitas pengembangan e-modul pada pembelajaran bidang keterampilan tata busana. Artikel ini dibuat dengan metode Sistematic literature review (SLR) dengan mengumpulkan data dari 10 jurnal atau skripsi dalam lingkup e-modul sebagai media pembelajaran di bidang keterampilan tata busana. Selama kurun waktu 2010 sampai tahun 2020, yang dilakukan oleh mahasiswa baik dari Universitas yang ada di dalam maupun di luar Indonesia. Hasil analisis artikel ini yaitu: (1)model-model pengembangan e-modul pada pembelajaran bidang keterampilan tata busanayang digunakan antara lainmodel 4-D, model Dick & Carrey, model ADDIE, model Sugiyono, model Borg & Gall disederhanakan dan modifikasi; (2) hasil tingkat validitas dan efektivitas pengembangan e-modul pada pembelajaran bidang keterampilan tata busanayaitu nilai validitas dari ahli materi dan ahli media memperoleh nilai 97,14% (rata-rata tertinggi), 85% (rata-rata tenga) dan 72% (rata-rata terendah). Uji efektivitas hanya dilakukan pada 2 dari 10 jurnal, dari uji efektivitas Dermawan memperoleh peningkatan 48% dan uji efektivitas Fisnani memperoleh peningkatan 31,6%. Bedasarkan hasil penelitian didapatkan kesimpulan:(1) model pengembangan yang sering digunakan adalah model 4D; (2) hasil uji validitas dikategorikan sangat praktis dan hasil uji efektivitas dapat meningkatkan hasil belajar siswa atau mahasiswa secara signifikan terutama pada kognitif dan psychomotor.

Kata Kunci: Analisis, E-modul, Tata-Busana

 

ABSTRAK - Teachers or school institutions have responsibility for learning programs, there are still many inadequate learning media. Students and students understand the material during the learning process and it is very valuable to the teacher so that students are less active and independent when learning. Teachers need e-module development as a medium to make it easier for students to be easily understood and to be more effective because it is assisted by e-module development. E-module is a practical, interesting, interactive learning media, and is able to display material, images, video and audio simultaneously. The objectives of this article are: (1) indicators of e-module development in the field of fashion skills learning, and (2) see the results of the level of validity and enhancement of e-module development in learning in the field of fashion skills. This article was created using the literature study method by collecting data from 10 journals or theses within the scope of e-modules as a learning medium in the field of fashion skills. During the period 2010 to 2020, it was carried out by students from both universities inside and outside Indonesia. The results of the analysis of this article are: (1) e-module development models in the field of fashion skills learning which are used among other 4-D models, the Dick & Carrey model, the ADDIE model, the Sugiyono model, the simplified and modified Borg & Gall model; (2) the results of the validity level and e-module improvement in learning in the field of fashion skills, namely the validity value of material experts and media experts, obtained a value of 97.14% (highest average), 85% (middle average) and 72%. (lowest average). The highest test was only conducted on 2 out of 10 journals, from the test that had Generous effectiveness increasing by 48% and the test which had a Fisnani increase of 31.6%. Based on the research results: (1) the development model that is often used is the 4D model; (2) the results of the validity test are categorized as very practical and the effective results can significantly improve student learning outcomes, especially cognitive and psychomotor.

Keywords: Analysis,E-module,Fashion

Published
2021-06-19