Pengaruh Fitoremediasi Eceng Gondok (Eichornia crassipes) melalui Pengenceran terhadap Kualitas Limbah Cair Industri Tahu

  • Dwi Savitri Vidyawati Universitas Negeri Surabaya
  • Herlina Fitrihidajati Universitas Negeri Surabaya
Keywords: limbah cair tahu, eceng gondok, pH, NH3, NO2, NO3

Abstract

Pabrik tahu merupakan industri rumah tangga bidang pangan yang beberapa diantaranya tidak mempunyai Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk mengolah limbah. Limbah industri tahu menghasilkan zat pencemar antara lain NH3, NO2, NO3 yang tinggi, pH yang asam dan mengakibatkan pencemaran lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh fitoremediasi melalui pengenceran limbah cair tahu 25%mterhadap nilai pH, NH3, NO2, NO3 dan mengetahui morfologi serta biomassa eceng gondok setelah penelitian. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Perlakuan yang digunakan yaitu pengolahan limbah cair tahu secara pengenceran 25% dan fitoremediasi eceng gondok setelah pengenceran. Parameter yang diukur meliputi pH, NH3, NO2, NO3, biomassa, dan morfologi eceng gondok. Data dianalisis menggunakan ANAVA satu arah kemudian dilanjutkan dengan Uji Duncan taraf 5% dan dianalogikan dengan standart baku mutu SK Gubernur Jatim No.45 Tahun 2002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitoremediasi eceng gondok melalui pengenceran 25% mampu memperbaiki pH dari 4,21 menjadi 7,34, menurunkan kadar NH3 dari 6,41 menjadi 1,65, kadar NO2 dari 1,94 menjadi 0,46 serta kadar NO3 dari 15,91 menjadi 11,77. Morfologi eceng gondok daunnya masih hijau sampai akhir perlakuan dan biomassa eceng gondok bertambah sampai akhir perlakuan. Fitoremediasi eceng gondok (Eichornia crassipes) melalui pengenceran 25% berpotensi untuk memperbaiki kualitas limbah cair tahu sesuai standart baku mutu untuk parameter pH, NO2 dan NO3 .
Published
2019-05-31
Abstract View: 338
PDF Download: 1679