Kepadatan Spora dan Status Infeksi Mikoriza Vesikula Arbuskula di Rizosfer Tembakau (Nicotiana tabacum L.) Varietas Lokal Jawa Timur pada Lahan Cekaman Kekeringan

  • Fitri Syamsiyah Universitas Negeri Surabaya
  • Yuliani Yuliani Universitas Negeri Surabaya
Keywords: infeksi, kepadatan spora, mikoriza vesikula arbuskula, rizosfer, tembakau

Abstract

Salah satu kendala yang sering dihadapi petani tembakau adalah masalah kekeringan pada lahan. Kondisi kekurangan air merangsang pembentukan simbiosis antara tanaman dengan mikoriza pada daerah rizosfer. Tujuan penelitian ini adalah menghitung kepadatan spora dan persentase status infeksi Mikoriza Vesikula Arbuskula (MVA) pada tanaman tembakau varietas lokal Jawa Timur di lahan cekaman kekeringan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional. Lokasi penelitian meliputi lahan tembakau di Bojonegoro (Kec. Baureno dan Kedung Adem), Sampang (Kec. Robatal dan Torjun), dan Probolinggo (Kec. Kraksaan dan Krejengan). Isolasi spora MVA dilakukan dengan metode saring basah dan sentrifugasi. Metode clearing and staining untuk mengetahui status infeksi MVA terhadap akar. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung kepadatan spora dan persentase status infeksi MVA pada akar. Berdasarkan hasil penelitian diketahui kepadatan spora MVA yang ditemukan berkisar 13-60 spora/100 g tanah. Kepadatan spora paling tinggi ditemukan pada lahan tembakau di Kecamatan Kraksaan sebesar 60 spora/ 100 g tanah. Kepadatan spora paling rendah ditemukan pada lahan tembakau di Kecamatan Kedung Adem sejumlah 13 spora/ 100 g tanah. Persentase infeksi MVA dengan akar tanaman tembakau adalah 68-78%.  Status infeksi MVA pada lahan dalam kategori tinggi-sangat tinggi.
Published
2019-05-31
Abstract View: 36
PDF Download: 71