Potensi Isolat Bakteri Endofit Akar Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum) sebagai Penambat Nitrogen

  • Rokhmatul Ummah Universitas Negeri Surabaya
  • Mahanani Tri Asri Universitas Negeri Surabaya
  • Pramita Yakub Universitas Negeri Surabaya
Keywords: bakteri endofit, akar bawang merah, penambat nitrogen

Abstract

Lima isolat bakteri endofit telah diisolasi dari akar tanaman bawang merah (Allium ascalonicum), yaitu isolat AA2, AA7, AA8, AA9, dan AA10. Kelima isolat tersebut diketahui mampu mereduksi nitrat pada uji fisiologi sehingga diduga berpotensi sebagai penambat nitrogen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan akumulasi amonium isolat bakteri endofit akar tanaman bawang merah sebagai penambat nitrogen, mendeskripsikan isolat mana yang paling berpotensi dalam penambatan nitrogen, serta menjelaskan hubungan antara nilai akumulasi amonium dengan jumlah sel bakteri endofit. Metode dalam penelitian ini adalah observasi dari nilai akumulasi amonium serta jumlah sel bakteri pada kelima isolat bakteri endofit akar bawang merah, yaitu AA2, AA7, AA8, AA9 dan AA10. Pengukuran nilai akumulasi amonium dilakukan selama enam hari masa inkubasi menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 410 nm, sedangkan jumlah sel bakteri dihitung dengan haemositometer. Data akumulasi amonium dan jumlah sel bakteri endofit dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima isolat bakteri endofit akar bawang merah mampu menambat nitrogen. Isolat yang paling berpotensi dalam penambatan nitrogen adalah isolat AA9, karena memiliki nilai akumulasi tertinggi selama masa inkubasi, yaitu rata-rata 2,90 mg/L dengan jumlah sel bakteri sebesar 9,21x10^6 sel/ml. Berdasarkan hasil perhitungan jumlah sel bakteri, dapat diketahui bahwa nilai akumulasi amonium memiliki hubungan berbanding lurus dengan jumlah sel bakteri endofit terutama pada saat fase perbanyakan.

Published
2019-05-31
Abstract View: 138
PDF Download: 173