Analisis Nilai Kerakyatan Pada Organisasi Kampus: Pemilihan Ketua Yang Tidak Sesuai Musyawarah

Authors

  • nurul Azlan Universitas Negeri Medan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai demokrasi, khususnya prinsip musyawarah sebagaimana tercantum dalam sila keempat Pancasila, dalam proses pemilihan ketua organisasi mahasiswa. Latar belakang penelitian ini muncul dari temuan bahwa beberapa proses pemilihan kepemimpinan tidak sepenuhnya melibatkan musyawarah, tetapi didominasi oleh kelompok tertentu dengan ruang dialog yang sangat terbatas. Penelitian ini menggunakan metode sosialisasi dan wawancara untuk menggali pemahaman mahasiswa serta menilai sejauh mana nilai-nilai demokrasi diterapkan dalam pengambilan keputusan organisasi. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan memberikan penjelasan dan pertanyaan lisan terkait konsep musyawarah, sedangkan wawancara digunakan untuk memperoleh informasi lebih mendalam mengenai pengalaman mahasiswa dalam proses pemilihan ketua organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian mahasiswa memahami pentingnya musyawarah, praktik di lapangan belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan, kesetaraan, dan partisipasi. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan budaya dialog dan pengambilan keputusan yang lebih inklusif agar nilai-nilai demokrasi dapat terwujud dengan baik dalam kehidupan organisasi kampus.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-05-20

How to Cite

Azlan, nurul. (2026). Analisis Nilai Kerakyatan Pada Organisasi Kampus: Pemilihan Ketua Yang Tidak Sesuai Musyawarah. Jurnal Lintas Karsa, 2(2), 59–68. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/lintaskarsa/article/view/73488
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0