Redemption, guilty and anxiety of post-murder in Emile Zola’s Thérèse Raquin

  • Yunita Firna Rotinnisa State University of Surabaya

Abstract

Abstrak- Pengampunan adalah masalah yang sangat sensitif terkait beberapa konsekuensi dan tindakan namun cukup berhubungan erat dengan istilah dosa dan hukuman. Dalam novel Therese Raquin karya Emile Zola, pengampunan mengambil peran penting dari konflik penyesalan dan kecemasan yang tergambar dengan baik di dalam novel sebagai hasil dari membunuh seseorang. Pemeran utama dari novel Therese dan Laurent harus menjalani kehidupan mereka dalam ketakutan dan tekanan dari teror sang korban yang mengambil kehidupan tenang mereka. Mereka mengalami banyak penderitaan akibat dari kejahatan mereka. Perasaan bersalah menghantui mereka, membuat mereka tertekan dengan halusinasi dan delusi dari korban mereka yang dalam pikiran mereka sedang membalas dendam. Pengampunan di novel ini terwujud pada keputusan akhir pemeran utama untuk bunuh diri demi mencari kehidupan yang tenang. Perasaan bersalah dan penyesalan setelah kejahatan yang dilakukan mengarahkan mereka pada pendangan penebusan dosa dengan mengkahiri hidup mereka sendiri sebagai ironi dari kejahatan mereka. Fokus utama adalah dalam mengaitkan antara perasaan bersalah yang menimbulkan kecemasan yang menuntun mereka mencari pengampunan dari kejahatan dan dosa yang telah mereka lakukan dengan bunuh diri.

Kata Kunci: Pengampunan, Penyesalan, Kecemasan, Bunuh Diri, Ketenangan

Abstract- Redemption is a very sensitive issues regarding some action and consequence but well-relating with the term of sin and punishment. In Emile Zola’s novel Therese Raquin, redemption takes a major role in the conflict of guilt and anxiety that well-depicted in the novel as the output of murdering someone. Therese and Laurent the main character of the novel must undergoing their life in fear and distress of terror of the victim they murder that took away their peaceful life. They experienced lot of suffering and fear as a result of their crime. The guilty feelings haunts them, makes them distressful with the hallucination and delusion of their victim that in their mind in way of seeking revenge from the murderer. Redemption in this novel realized as the final decision of the two main characters in seeking tranquil life. The guilty and regret after their crime lead them into one ideation of redeeming themselves with ending their own life as an imaging of irony of crime they commit before.  The main focus is to relating guilty feelings that arouse anxiety that leading them into seeking redemption from the crime the commit with suicide as the final act.

Keyword: Redemption, Guilty, Anxiety, Suicide, Tranquility

Author Biography

Yunita Firna Rotinnisa, State University of Surabaya

Student of Faculty Language and Art

English Department

Majoring Literature

Published
2020-06-30
How to Cite
Rotinnisa, Y. (2020). Redemption, guilty and anxiety of post-murder in Emile Zola’s Thérèse Raquin. LITERA KULTURA : Journal of Literary and Cultural Studies, 8(1). Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/litera-kultura/article/view/33523
Section
Articles