Pengaruh Pengetahuan, Berpikir Kritis, dan Motivasi Belajar terhadap Keterampilan Kelistrikan Otomotif pada Siswa SMK Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, berpikir kritis, dan motivasi belajar terhadap keterampilan kelistrikan otomotif pada siswa SMK konsentrasi keahlian Teknik Kendaraan Ringan. Keterampilan kelistrikan otomotif merupakan bidang keahlian penting dan vital yang dibutuhkan dalam perawatan dan perbaikan otomotif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan industri otomotif dan kebutuhan teknisi terampil, di samping tingginya angka lulusan SMK yang belum terserap dunia kerja. Penelitian kuantitatif ex post facto dengan metode survei dilakukan di SMKN 5 Surabaya dan SMK Rajasa Surabaya dengan sampel sebanyak 150 siswa. Instrumen yang digunakan meliputi tes pengetahuan, tes berpikir kritis, instrumen motivasi belajar, dan tes kinerja keterampilan kelistrikan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif, tingkat pengetahuan kelistrikan siswa pada umumnya tergolong rendah (80,67%); kemampuan berpikir kritis tergolong cukup baik (47,14%); motivasi belajar siswa yang kurang baik masih cukup banyak (39,27%); dan tingkat keterampilan kerja siswa tergolong cukup baik (51,33%). Hasil analisis regresi berganda menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan dari pengetahuan, berpikir kritis, dan motivasi belajar, baik secara parsial maupun simultan, terhadap keterampilan kelistrikan otomotif. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pengetahuan teori, kemampuan berpikir kritis, dan motivasi belajar siswa sebagai upaya meningkatkan kesiapan kerja lulusan SMK program keahlian Teknik Kendaraan Ringan.