STRATEGI DINAS PENDIDIKAN PEMERINTAH KOTA BLITAR DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI KOTA BLITAR

  • ALDO BAYU SATRIO

Abstract

Abstrak

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting karena pendidikan merupakan salah satu penentu kualitas sumber daya manusia. Sehingga perlu adanya strategi yang dilakukan untuk mengikuti perkembangan zaman degan cara meningkatkankan kualitas pendidikan. Seperti yang dilakukan oleh pemerintah kota Blitar dengan upaya pemerataan pendidikan gratis yang diberikan untuk semua jenjang pendidikan. Pemerintah terfokus untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di kota Blitar dengan mengimplementasikan program rintisan wajib belajar 12 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dengan jelas strategi dinas pendidikan pemerintah kota Blitar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di kota Blitar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Adapun nara sumber dari penelitian ini adalah Kepala Sub Bagian Penyusunan Program dan Evaluasi Dinas Pendidikan kota Blitar, Staf Bidang Bina Program, guru sekolah di kota Blitar, dan 4 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Program rintisan wajib belajar 12 tahun merupakan suatu program yang diimplementasikan oleh pemerintah kota Blitar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kota Blitar. Setelah melakukan pengamatan lingkungan pemerintah kota Blitar melakukan perumusan strategi dengan hasil dibentuknya Peraturan Walikota Blitar Nomor 15 Tahun 2011 tentang program rintisan wajib belajar 12 tahun. Dengan berlandaskan pada Peraturan Walikota tersebut pemerintah kota Blitar memberikan SPP dan berbagai perlengkapan sekolah secara gratis kepada siswa kota Blitar, selain itu guna untuk menunjang proses belajar siswa pemerintah kota Blitar memberikan sarana teknologi informasi berupa Tab dan sarana angkuta bus sekolah secara gratis. Namun masih terdapat berbagai masalah dalam implementasi program tersebut yaitu penggunaan sarana teknologi informasi yang masih disalahgunakan dan pembagiannya belum merata, sarana bus sekolah gratis yang masih memiliki beberapa kekurangan seperti kurangnya armada, dan berbagai fasilitas dari bus. Kesimpulannya strategi dalam peningkatan kualitas pendidikan di kota Blitar sudah baik. Program rintisan wajib belajar 12 tahun memang telah tepat sasaran sesuai dengan apa yang menjadi harapan pemerintah kota Blitar dan telah dimanfaatkan oleh siswa, namun masih terdapat bebagai permasalahan dalam implementasinya, sehingga perlu dievaluasi oleh pemerintah kota Blitar agar kedepannya program rintisan wajib belajar 12 tahun ini mampu sesuai dengan harapan pemerintah maupun masyarakat kota Blitar.
Kata Kunci: Strategi,Kualitas Pendidikan

Published
2016-05-16
Section
Articles
Abstract View: 19
PDF Download: 138