EFEKTIVITAS SISTEM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN LANGSUNG JADI SECARA ELEKTRONIK (E-PAK LADI) DI DESA CANGKRINGMALANG KECAMATAN BEJI KABUPATEN PASURUAN

  • Alya Rahma Yunita S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Trenda Aktiva Oktariyanda S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
Keywords: Pelayanan Publik, Sistem, E-PAK LADI, Administrasi Kependudukan

Abstract

Banyaknya keluhan terhadap administrasi kependudukan masih menjadi perhatian pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pasuruan meluncurkan inovasi pada administrasi kependudukan yaitu sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan Langsung Jadi Secara Elektronik (E-PAK LADI). Inovasi ini diluncurkan sebagai upaya untuk mendekatkan pelayanan di tingkat desa. Namun, dalam penerapan masih adanya permasalahan terkait waktu pelayanan yang tidak sesuai, minimnya jumlah operator dan sistem yang masih mengalami error. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan secara mendalam terkait efektivitas sistem E-PAK LADI di Desa Cangkringmalang Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus peneltiian menggunakan indikator keberhasilan sistem informasi melalui jurnal “Information Systems Success Measurement Foundations and Trends in Information System” (2016)  oleh William H. Delone dan Ephraim R. McLean mencakup kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas pelayanan organisasi IT, penggunaan, kepuasan pengguna dan manfaat bersih. Sementara itu teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian pada indikator kualitas sistem menunjukkan bahwa E-PAK LADI telah memenuhi kriteria indikator meskipun terkadang mengalami error. Indikator kualitas informasi, kualitas pelayanan organisasi IT dan kepuasan pengguna menujukkan bahwasanya telah memenuhi kriteria dengan baik. Sementara itu, indikator penggunaan tidak dapat digunakan untuk menilai keberhasilan sistem tersebut karena sistem E-PAK LADI berada di sektor publik yang bersifat mandatory. Pada indikator terakhir yaitu manfaat bersih, E-PAK LADI telah meningkatkan produktivitas dan menimbulkan efisiensi untuk pengurusan dokumen kependudukan bagi masyarakat.

Kata kunci : Sistem, Pelayanan Publik, Administrasi Kependudukan, E-PAK LADI

The large of complaints against population administration is still the main concern of local governments. The Department of Population and Civil Registration of Pasuruan Regency launched an innovation in population administration, namely the Electronic Direct Population Administration Service (E-PAK LADI) system. This innovation was launched as an effort to bring services closer at the village level. However, in implementation there are still problems related to inappropriate service times, the minimum number of operators and systems that are still experiencing errors. Therefore, this study aims to find out and describe in depth the effectiveness of the LADI E-PAK system in Cangkringmalang Village, Beji District, Pasuruan Regency. The type of research used is descriptive research with a qualitative approach. The focus of research using information system success indicators through the journal "Information Systems Success Measurement Foundations and Trends in Information Systems" (2016) by William H. Delone and Ephraim R. McLean includes system quality, information quality, IT organizational service quality, use , user satisfaction and net benefits. Meanwhile, data collection techniques were carried out through observation, interviews, documentation and literature study. The results of research on system quality indicators show that E-PAK LADI has fulfilled the indicator criteria even though it sometimes experiences errors. Information quality indicators, IT organization service quality and user satisfaction show that they have met the criteria well. Meanwhile, usage indicators cannot be used to assess the success of the system. Net benefits, E-PAK LADI has increased productivity and created efficiency.

Keyword: System, Public Service, Population Administration, E-PAK LADI

References

Agustin, S., & Mursyidah, L. (2022). The Success of the Population Administration Service Program Through the e-PAK LADI Kiosk in Pasuruan Regency : Keberhasilan Program Pelayanan Administrasi Kependudukan Melalui Kios e- PAK LADI di Kabupaten Pasuruan. 20, 1–7.

Andriani, P. N., & Setyowati, E. (2016). Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP). Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP), 2(1), 58–67.

Arifin, Jawanto. 2022. “Tinggal 64 Desa di Kab Pasuruan yang Belum Punya Kios E-PakLadi”,https://radarbromo.jawapos.com/daerah/bangil/30/06/2022/tinggal-64-desa-di-kab-pasuruan-yang-belum-punya-kios-e-pak-ladi/?amp=1, diakses pada 03 November 2022.

Ayu, I. W., Zulkarnaen, & Fitriyanto, S. (2022). Budaya Digital dalam Transformasi Digital Menghadapi Era Society 5.0. Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal, 5(1), 20–25.

DeLone, W. H., & McLean, E. R. (2016). Information Systems Success Measurement. Foundations and Trends® in Information Systems, 2(1), 1–116. https://doi.org/10.1561/2900000005

Hambleton, R., & Howard, J. (2013). Place-Based Leadership and Public Service Innovation. Local Government Studies, 39(1), 47–70. https://doi.org/10.1080/03003930.2012.693076

Iivari, J. (2005). An Empirical Test of the DeLone-McLean Model of Information System Success. Data Base for Advances in Information Systems, 36(2), 8–27. https://doi.org/10.1145/1066149.1066152

Indarsin, T., & Ali, H. (2017). Attitude toward Using m-Commerce: The Analysis of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Perceived Trust: Case Study in Ikens Wholesale Trade, Jakarta-Indonesia. Saudi Journal of Business and Management Studies, 2(11), 995–1007. https://doi.org/10.21276/sjbms.2017.2.11.7

Kartika, D. F., & Oktariyanda, T. A. (2022). Inovasi Pelayanan Publik melalui Aplikasi POEDAK (Pelayanan Online Pendaftaran Adminisitrasi Kependudukan) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik.Publika, 245-260.

Mindarti, L. I., & Juniar, A. P. A. (2018). Inovasi Layanan Kesehatan Berbasis E-Government (Studi pada Puskesmas Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang).JPSI (Journal of Public Sector Innovations),3(1), 19-27.

Nasraoui, O. (2011). World Wide Web Personalization. Encyclopedia of Data Warehousing and Mining,1235–1241. https://doi.org/10.4018/978-1-59140-557-3.ch233

Ombudsman Republik Indonesia. (2022). Laporan Triwulan I, www.ombusdman.go.id diakses pada 1 November 2022.

Qadir, S., & Quadri, S. M. K. (2016). Information Availability : An Insight into the Most Important Attribute of Information Security. April, 185–194.

Saufa, & Wahyu. (2017). Evaluasi Sistem Temu Kembali Informasi Opac Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (Ums). Khizanah Al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, Dan Kearsipan, 5(2), 140–151. https://doi.org/10.24252/kah.v5i2a1

Sellfia, N. R., Dayat, U., & Aryani, L. (2022). Inovasi Pelayanan Publik Berbasis e-Government dalam Aplikasi Sampurasun Purwakarta. Kinerja, 18(4), 590–598. https://doi.org/10.30872/jkin.v18i4.10363

Sholihah, K., & Oktariyanda, T. A. (2015). Inovasi Program Pelayanan Cetak Pengajuan Teko Deso (Cak Ngateso) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jombang (Studi Kasus pada Desa Megaluh). Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 1503–1516.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:Alfabeta.

Undang- Undang Nomor 24 Tentang Administrasi Kependudukan, (2013).

Undang-Undang Nomor 25 Tentang Pelayanan Publik, (2009).

Venkatesh, V. 2016. Determinants of Perceived Ease of Use: Integrating Control, Intrinsic Motivation, and Emotion into the Technology Acceptance Model. Information Systems Research, vol. 11, no. 4, pp. 342–365.

Published
2023-09-01
Section
Articles
Abstract Views: 256
PDF Downloads: 163