PENGARUH PENAMBAHAN ABU AMPAS TEBU (BAGASSE ASH) PADA KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR STRUKTUR BALOK

  • ARIS WIDODO

Abstract

Peningkatan kebutuhan semen tidak berimbang dengan produksi semen sehingga dibutuhkan alternatif untuk mengurangi pemakaian semen. Pemanfaatan limbah industri yang dihasilkan dalam jumlah besar serta kandungannya mirip dengan semen. Salah satunya adalah pemanfataan abu ampas tebu.

Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah beton silinder dengan diameter 100 mm dan tinggi 200 mm untuk pengujian kuat tekan. Sedangkan, untuk pengujian kuat lentur, benda uji berupa balok beton bertulang dengan ukuran 130x250x1000 mm. Perbandingan bentang geser terhadap tinggi balok (a/d) = 0,9. Komposisi abu ampas tebu masing-masing adalah 0%, 8%, 16% dan 24 %.

Nilai kuat tekan terbesar pada komposisi abu ampas tebu 8% sebesar 20,51 MPa. Sedangkan, untuk beton normal kuat tekan yang dihasilkan sebesar 17,83 MPa. Hasil uji kuat lentur pada balok (a/d=0,9) dengan penambahan abu ampas tebu menghasilkan beban maksimal (Pmaks) terbesar pada komposisi abu ampas tebu 8% yaitu 48,61 kN sedangkan yang terkecil adalah pada komposisi abu ampas tebu 24% yaitu 38,19 kN. Pola retak dan keruntuhan yang terjadi pada balok dengan penambahan abu ampas tebu saat pengujian dominan ditengah bentang.

Kata Kunci: Abu ampas tebu, beton bertulang, kuat tekan, kuat lentur, struktur balok.

Abstract

The increase in cement demand is not balanced with the production of cement and so needed alternative to reduce the use of cement. Utilizing industrial waste produced in large quantities as well as its contens is similarto cement. One of which is baggase ash.

Specimens used in this research is a cylinder concrete with diameter of 100 mm and height of 200 mm for compressive strength testing. While, for flexural strength testing, the test object in the form of reinforced concrete beams with the size of 130x250x1000 mm. Shear span ratio and high effective (a/d) is 0,9. Bagasse ash composition of each is 0%, 8%, 16% and 24%.

The compressive strength value on the composition of bagasse ash 8% of 20.51 MPa. Meanwhile, for normal concrete compressive strength generated at 17.83 MPa. Test results on beam flexural strength of short (a/d= 0.9) with bagasse ash addition produces a maximum load (Pmax), the largest on the composition of bagasse ash 8% is 48.61 kN while the smallest is in the composition bagasse ash 24% is 38.19 kN. The pattern of cracks and collapse that occurred in short logs with the addition of bagasse ash current dominant testing amid the landscape.

Keywords: Bagasse ash, Reinforced Concrete, Compressive strength, Flexural strength, Beam Structure.

Published
2017-07-20
Abstract Views: 56
PDF Downloads: 122