PENERAPAN STATISTICAL PROCESS CONTROL UNTUK PENGENDALIAN MUTU BETON READY MIX DI PT. MERAK JAYA BETON

  • SONIA ARIYANTI

Abstract

Indonesia sedang melakukan pembangunan di berbagai wilayah yang menyebabkan meningkatnya permintaan terhadap beton ready mix sehingga terjadi persaingan antar produsen beton ready mix. PT. Merak Jaya Beton merupakan salah satu produsen beton ready mix yang ada di Indonesia. PT. Merak Jaya Beton masih saja mengalami masalah ketidaksesuain produk yang dihasilkan meskipun telah memiliki sertifikat penjaminan mutu yaitu ISO 9001:2008. Masalah yang sering timbul pada mutu beton ready mix adalah ketidaksesuaian spesifikasi produk yang meliputi nilai slump test dan nilai kuat tekan. Penerapan Statistical Process Control (SPC) menjadi salah-satu cara untuk menjaga kualitas produk yang dihasilkan. SPC ini menggunakan tujuh alat (seven tools controls) untuk pengendalian mutu yang terdiri dari flow chart, check sheet, diagram pareto, diagram sebab akibat, histogram, diagram pencar dan diagram kendali.

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan statistical proses control untuk pengendalian mutu produk beton ready mix PT. Merak Jaya Beton dan untuk mengetahui langkah perbaikan yang dilakukan agar produk memenuhi spesifikasi. Pengendalian mutu ready mix dilakukan pada beton dengan mutu Fc’35 dalam satu siklus.

Proses penerapan Statistical Process Control (SPC) untuk pengendalian mutu beton ready mix PT. Merak Jaya Beton dilakukan dengan menggunakan tujuh alat yaitu alat-alat yang digunakan sebelum perbaikan dan setelah perbaikan. Alat-alat yang digunakan sebelum perbaikan meliputi: check sheet, diagram pareto, histogram, dan peta kendali untuk mengetahui masalah; fishbone untuk mencari penyebab dari masalah yang terjadi; dan diagram pencar untuk mencari faktor yang berpengaruh. Alat-alat yang digunakan setelah perbaikan meliputi: histogram dan peta kendali untuk meneliti hasil setelah dilakukan perbaikan; dan flow chart untuk mencegah timbulnya masalah.Hasil penelitian menunjukkan penerapan statistical process control berhasil diterapkan dengan mengubah faktor air/semen dari 0.37 menjadi 0.38 sehingga menghasilkan nilai slump dari 10-14 cm menjadi 12-16 cm dan nilai kuat tekan dari 42.19-52.98 MPa menjadi 36.83-38.88 MPa maka terjadi perubahan pada mix design Fc’ 35. Hal tersebut yang mengakibatkan indeks kapabilitas proses memiliki nilai 1.77 menjadi 2.04 yang berarti proses berada diantara tidak dan cukup mampu memenuhi spesifikasi menjadi sangat mampu memenuhi spesifikasi yang direncanakan.

Kata kunci : SPC, mutu beton, beton ready mix

Abstract

Indonesia is doing development in various areas that cause the increasing demand for ready mix concrete so that there is competition between producers ready mix concrete. PT. Merak Jaya Beton is one of the ready mix concrete producers in Indonesia. PT. Merak Jaya Beton is still experiencing the problem of product non-conformity which is produced even though it has certificate of quality assurance that is ISO 9001: 2008. The problems that often arise in the quality of ready mix concrete is the mismatch of product specifications that include the value of slump test and the value of compressive strength. The application of Statistical Process Control (SPC) is one way to maintain the quality of the products produced. The SPC uses seven tools (seven tools controls) for quality control consisting of flow charts, check sheets, pareto diagrams, causal diagrams, histograms, scatter diagrams and control diagrams.

The purpose of this research is to know the application of statistical process control for quality control of ready mix concrete product of PT. Merak Jaya Beton and to know the steps of improvement to fulfill the product specifications. The quality control of ready mix quality is performed on concrete with Fc'35 quality in one cycle.

Process of applying Statistical Process Control (SPC) for quality control of ready mix concrete PT. Merak Jaya Beton is done by using seven tools ie tools used before repair and after repair. Tools used prior to repair include: check sheets, pareto charts, histograms, and control charts for troubleshooting; Fishbone to find the cause of the problem; And scatter diagrams to look for influencing factors. The tools used after the repair include: histograms and control charts to check results after improvement; And flow chart to prevent problems.The results showed that the application of statistical process control was successfully applied by changing the water/cement factor from 0.37 to 0.38 so as to produce slump value from 10-14 cm to 12-16 cm and compressive strength value from 42.19-52.98 MPa to 36.83-38.88 MPa then change On mix design Fc '35. This results in process capability index having value 1.77 to 2.04 which starts from not able enough to become very capable to fulfill the planned specifications.

Keywords: SPC, concrete quality, ready mix concrete

Published
2017-07-28
Abstract Views: 140
PDF Downloads: 178